Bangun RS Tipe C Dinilai Tidak Realistis - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bangun RS Tipe C Dinilai Tidak Realistis

Bangun RS Tipe C Dinilai Tidak Realistis

Written By Admin Raka on Selasa, 24 April 2018 | 14.30.00

Endang Sodikin: Lemahabang dan Telagasari Banyak Klinik dan RS

CILAMAYA KULON, RAKA - Komisi D DPRD Karawang menilai rencana pembangunan Rumah Sakit tipe C di Kecamatan Lemahabang belum menyesuaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), selain kajian Dinas Kesehatan juga dianggap tidak realistis.
Sekretaris Komisi D DPRD Karawang, H. Endang Sodikin mengatakan, Dana Bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) Karawang sudah mencapai kurang lebih Rp 130 miliar. Sementara Rumah Sakit Khusus Paru di Jatisari sejauh ini masih berjalan menuju penjelasan Dinkes, sedang dua rumah sakit Tipe C yang diusulkan dinkes sedang dalam pembahasan, Rengasdengklok misalnya, diakui Endang, sejauh ini baru beli tanahnya.
Sementara Lemahabang, menurut hematnya belum menyesuaikan RTRW Karawang. Sebab rumah sakit tipe C di Telagasari atau Lemahabang justru menurutnya kurang realistis di ajukan oleh pemerintah kepada DPRD dalam rapat anggaran 2017 dan realisasi 2018. Karena pihaknya selaku Komisi D melihat fakta di lapangan dan banyak melihat populasi penduduk di Dapil IV tersebut.
Apabila Dinkes tetap memaksakan justru Komisi D akan mempertanyakannya. Sebab, wacana RS Tipe C di wilayah dapil IV selama ini apakah Dinkes tidak melalui kajian yang Komprehenship terkait dengan ajuannya. Belum lagi di wilayah Lemahabang, masih banyak RS dan Klinik bahkan akses kesehatan Puskesmas juga memadai. "Tidak realistis, di Lemahabang dan Telagasari kan banyak RS dan Klinik juga bahkan akses ke Puskesmas juga memadai, kalau mau bangun tipe C, ini yang akan kita pertanyakan," katanya.
Lebih jauh ia menambahkan,  beda halnya apabila bicara RS Tipe C di Rengasdengklok, menurutnya itu cukup rasional, karena rengasdengklok memiliki populasi penduduk  sangat padat, terlebih masyarakat dapil 3 akan terputus ke kota semua. Sehingga akan terpenuhi pelayanan kebutuhan RS nya cukup sampai ke RSUD Rengasdengklok . Sehingga akan dapat mengurai antrian di IGD RSUD nantinya. "Kalau Rengasdengklok jelas banyak penduduknya, rasional kalau dibangun RS Tipe C disana," ujarnya.
Menyikapi pandangan Sekretaris Komisi D, Anggota DPRD Dapil IV Unang Sunandar menyatakan ketersinggungannya, saat  reses, banyak masyarakat berharap akses rumah sakit lebih dekat, karena di ujung laut misalnya Desa Sukajaya dan Muara perbatasan Subang sulit menjangkau layanan kesehatan lebih dekat. Sehingga, jika Pemkab tidak membangun RS Tipe C di Dapil IV, akan sangat memberatkan.
Terlebih dua kecamatan yaitu Telagasari dan Lemahabang hanya memiliki masing-masing 1 unit Puskesmas tanpa pengembangan. Itu, sebut Dewan PAN ini, sudah program, justru dirinya pertanyakan, apa masalahnya jika di wilayah dapil IV sudah banyak Klinik dan Rumah Sakit. Lagi pula, yang bangun RS Tipe C adalah Pemkab, bukan Swasta. Jadi tetap harus dilaksanakan sesuai program, bahkan bila perlu setiap satu dapil ada RS 1 unit untuk tipe C. "Apa masalahnya kalau banyak Klinik dan RS di dapil IV, inikan sudah program yang bangunnya Pemda, bukan Swasta," Kata Dewan asal Desa Kiara,, Kecamatan Cilamaya Kulon ini. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template