10 Ribu Ha Sawah Hilang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 10 Ribu Ha Sawah Hilang

10 Ribu Ha Sawah Hilang

Written By Admin Raka on Senin, 23 April 2018 | 17.30.00

Sawah di Karawang cuma tersisa 97 hektare

TEMPURAN, RAKA - Bupati dr Cellica Nurachadiana curhat soal pertanian di hadapan Menteri BUMN Rini M. Sumarno, belum lama ini. Orang nomor satu di Karawang itu menyebutkan Karawang selain sudah mengalirkan dana asuransi pertanian Rp 2,1 miliar, Peraturan Daerah Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) pun sudah di Paripurnakan.
Bupati juga mengatakan guna mendukung program pertanian, Pemkab Karawang tidak akan melupakan bahwa kota ini merupakan lumbung padi meskipun berdiri kokoh lebih dari 2.000 pabrik perusahaan industri, sebab dengan memiliki lahan 97 hektar sawah saat ini, dengan rata-rata hasil produksinya 7 ton per hektar, ia jamin lahan pertanian itu tidak akan hilang. "Lahan pertanian sekarang sudah dilindungi Perda LP2B. Sebab sampai 2030, ditargetkan lahan yang hilang hanya 10 ribu hektar," tandas Bupati.
Artinya, terang bupati, lahan-lahan teknis yang ada masih bisa berproduksi dan bisa menyesuaikan sasaran tonase setiap tahunnya. "Kalau tidak ada petani dan lahannya, dari mana kita dapat makan nasi. Makanya kita lindungi lewat Perda LP2B. Insya Allah sampai 2030 lahan pertanian yang akan hilang cuma 10 ribuan hektar," kata dihadapan sekitar 400 petani Tempuran.
Sementara Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Karawang Indriyani ST mengatakan, Perda LP2B memang sudah diregister tapi infonya akan ada revisi yang kemungkinan soal luas lahan. Baru-baru ini sebut Indri, pihaknya bertemu kepala BPN/ATR, walaupun BPN sudah update pemotretan lahan, tapi mereka tidak diajak membahas lampirannya oleh Pemkab.
Anggota Komisi B DPRD Karawang, Mulya Syafari ST mengatakan, Perda LP2B sudah di Paripurnakan, puas atau tidak sementara itulah keputusan bersama, maka semua pihak harus siap menjaga agar tidak terjdi alih fungsi lahan lagi. Disinggung soal Jangka waktu, anggota dewan dari PBB ini mengaku tidak tahu. "Untuk jangka waktu mah gak tahu, silahkan tanya ke Ketua Komisi B," ucapnya berkilah. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template