Warga Tunggu Program Pengganti Rastra - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Tunggu Program Pengganti Rastra

Warga Tunggu Program Pengganti Rastra

Written By Admin Raka on Senin, 05 Maret 2018 | 16.15.00

CIAMPEL, RAKA - Agan digantinya program beras sejahtera (Rastra) dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) membuat sejumlah masyarakat bertanya-tanya. Pasalnya program baru tersebut menjadi penentu bagi warga miskin untuk keberlangsungan kehidupannya.
"Ini program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat miskin. Harus benar-benar matang," ujar Ahmad Hadibrata, akademisi Budi Pertiwi Karawang.
Apalagi, tambah Adi, sapaan akrab Ahmad Hadibrata, jika program tersebut tidak tepat sasaran. Oleh karenanya yang paling penting dalam menjalankan program yang sasarannya adalah warga miskin adalah akurasi data penerima. "Datanya harus valid, sehingga yang menerima itu memang benar-benar yang berhak," pintanya.
Karena menurutnya, program raskin atau rastra yang selama ini berjalan, cenderung tidak tepat sasaran. Apalagi saat program raskin masih diberlakukan penebusan dengan sejumlah harga. Maka warga yang seharusnya mendapatkan raskin hanyagigit jari karena yang menebus raskin itu adalah orang yang punya duit, bahkan cenderung orang kaya. "Semua tahu, yang nebus raskin itu orang yang punya duit. Artinya orang kaya yang sebenarnya tidak berhak menrima raskin. Beruntung di tahun 2018 ini, raskin gratis," bebernya.
Dengan adanya program baru pengganti raskin itu, tentu warga miskin sangat berharap banyak kepada pemerintah. Karena dalam fikiran mereka setidaknya beban hidup bisa berkurang karena sembako untuk kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi. "Jadi kalau lihat konsepnya BPNT ini harusnya lebih baik dari raskin atau rastra," ujarnya.
Sementara Camat Ciampel Agus Sugiono, mengaku sudah melakukan sosialisasi program BPNT yang merupakan program pengganti rastra. Meski demikian sosialisasi tersebut masih belum tuntas karena hal-hal teknisnya masih belum dibahas. "Sudah disosialisasikan, respon masyarakat sangat antusias," ujarnya.
Menurutnya, dengan sudah disosialisasikannya program tersebut, hanya tinggal menindamklanjuti kapan untuk bisa direalisasikannya. Karenanya saat ini dia mengaku masih menunggu intruksi lanjutan dari pemerintah daerah. "Ngikut pemda aja kita mah. Untuk agennya juga belum ada penunjukan," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template