Warga Kutamaneuh Minta Angkutan Umum - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Kutamaneuh Minta Angkutan Umum

Warga Kutamaneuh Minta Angkutan Umum

Written By Admin Raka on Selasa, 27 Maret 2018 | 14.00.00

TEGALWARU, RAKA - Geliat pembangunan kini mulai dirasakan warga perbatasan Kabupaten Karawang dan Purwakarta. Dengan pembangunan infrastruktur jalan semakin mempermudah warga melakukan aktivitas perekonomiannya. Hanya saja kini warga pun mendesak pemerintah bisa menyediakan transportasi umum agar roda perekonomian di wilayah tersebut bisa berjalan dinamis.
"Bukan saja untuk kepentingan perekonomian akan tetapi sosial, budaya dan pendidikan juga membutuhkan sarana transportasi. Sekarang jalan sudah membaik tetapi akses transpsortasinya tidak ada. Padahal amat membutuhkan angkutan umum yang bisa menjangkau daerah lain seperti Purwakarta dan Bogor, karena selama ini aktifitas perekonomian warga melibatkan masyarakat di dua kabupaten itu," terang Wiwin (30) warga Kampung Cibayat, Desa Kutamaneuh, kepada Radar Karawang Senin (26/3).
Wiwin diantara pelaku ekonomi dibidang usaha warung. Untuk melengkapi warungnya dia lebih sering belanja ke Purwakarta. Sayangnya, karena tidak adanya angkutan umum diapun terpaksa menyewa mobil untuk bisa membawanya hingga Purwakarta. "Bagi pelaku usaha warungan seperti kami angkutan umum amat penting. Kalau mau hemat biasanya mengendarai motor tetapi tidak optimal, selain jaraknya jauh bawaannya juga tidak sebanyak menggunakan mobil," ucap Wiwin.
Padahal terang Wiwin, keberadaan usaha warungan, rata-rata di wilayah selatan Karawang ini menjadi motor penggerak perekonomiannya. Jika saja sudah dilengkapi transportasi umum, Wiwin optimis perekonomian di selatan Karawang akan lebih berkembang lagi, dan itu bisa memicu peningkatan indek pembangunan manusia di khususnya di Kecamatan Tegalwaru.
Senada dengan itu, Kepala sekolah SDN Kutamaneuh Yahya wahyudin SP.d menerangkan transportasi umum pun cukup berguna bagi anak-anak sekolah khususnya di tingkat SMP. Tidak semua warga disana menyekolahkan anaknya di lingkungan kecamatan Tegalwaru saja, bahkan ada pula yang menyekolahkan anaknya di Kabupaten Purwakarta. Mereka kadang diantar orang tuanya hanya pagi hari saja. Kalau siswanya laki-laki, kadang menumpang ke mobil-mobil kecil dengan bak terbuka, kalau siswanya wanita, kadang mereka selain ada yang gunakan sepeda motor, ada pula yang rombongan berjalan kaki. Mereka mesti berjalan pulang hingga kiloan meter," ungkapnya.
Sementara Yani (35) warga lainnya mengungkapkan, warga di Desa Kutamaneuh hampir 90 persen petani dan sebagian adalah buruh. Jalan mulai diperbaiki sekitar satu tahun yang lalu, warga amat mengapresiasi pembangunan itu. Dan kini, geliat pariwisata ke arah Kabupaten Purwakarta semakin ramai. "Kami sebagai wilayah lintasan, sebagian warga berupaya siasati kondisi tersebut dengan membuka warung - warung kecil dan jasa - jasa lainnya sambil berharap Pemerintah Karawang mengadakan transportasi umum melintasi wilayah kami," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template