Warga Bisa Gugat Pemerintah Daerah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Bisa Gugat Pemerintah Daerah

Warga Bisa Gugat Pemerintah Daerah

Written By Admin Raka on Kamis, 08 Maret 2018 | 19.15.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Warga korban jalan rusak bisa menggugat pemerintah daerah sebagai penyelenggara jalan raya dengan tuntutan lalai karena tidak segera memperbaiki jalan sehingga mengakibatkan orang lain celaka.
Hal itu terungkapkan dalam Undang Undang Nomor 22/2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan dengan sanksi bervariasi disesuaikan tingkat kesalahan. Sanksi tersebut bisa dalam bentuk penjara maupun denda uang hingga mencapai Rp 12 juta. Seperti disebutkan pada pasal 273 ayat (1) bahwa setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera memperbaiki jalan rusak hingga mengakibatkan kecelakaan lalulintas, seperti dimaksud pasal 24 ayat (1) hingga menimbulkan luka ringan atau kerusakasn kendaraan dan barang bisa dipidana penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 12 juta.
Sementara UUD 1945 menyebutkan, negara bertanggung jawab terhadap penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan pelayanan umum yang layak. Salah satu fasilitas pelayanan umum yang layak adalah jalan. Sehingga, karena penyedian jalan yang layak adalah tanggung jawab negara, maka ketika tanggung jawab itu tidak dilaksanakan maka akan membawa konsekuensi hukumnya, artinya ada sanksi yang dikenakan kepada pemerintah sebagai penyelenggara negara.
Sayangnya, ancaman sanksi inipun sepertinya belum cukup ampuh untuk menjadi hukum yang patut ditakuti. Buktinya, saat ini tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan di wilayah yang rusak, tetapi belum mendapat perhatian serius Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai pelaksana kebijakan pemerintah daerah di Karawang sebagai penyelenggara jalan.
Seperti diungkapkan warga Perumahan Bumi Teluk Jambe Indah, Kecamatan Telukjambe Timur meminta perhatian Dinas PUPR agar memperbaiki jalan rusak parah di wilayah mereka. Apalagi jalan utama dari Jalan Pandu Blok JJ menuju Kampung Budaya, Desa Wadas itu sudah tiga tahun rusak. "Sebenarnya akses jalan utama Perum Bumi Telukjambe, hanya yang disini saja jalannya rusak parah, berlubang dan tergenang air. Terlebih saat musim hujan, kadang membuat pengguna jalan merasa khawatir," ungkap Hendri (30) tokoh pemuda Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, baru-baru ini kepada Radar Karawang.
Hal sama juga diungkapkan Wasa (35) tokoh masyarakat Desa Wadas, kecamatan yang sama. Dia berharap jalan rusak di perlintasan Dusun Kraja, Desa Wadar, segera diperbaiki. Jalur alternatif Kalimalang tersebut merupakan akses penting masyarakat setempat untuk melakukan aktifitas ekonominya. "Jalan itu jalur padat dan menjadi jalur utama warga di wilayah selatan Karawang. "Saat ini kerusakan jalan mencapai hampir satu kilometer. Kerusakan jalan itu sudah berlangsung selama dua tahun ini dan sampai sekarang belum ada upaya untuk memperbaiki," ucap Wasa.
Saat ini, lanjut Wasa, kondisi sepanjang satu kilometer ruas jalan di Dusun Krajan itu amat memperihatinkan. Sudah betonnya terkelupas sehingga membuat batu-batunya bertongolan, itupun masih diwarnai keroak-keroakan besar. sementara pengendara yang melintasi ruas tersebut hampir tidak bisa menemukan jalan bagus dan nyaman dilintasi.
Tidak hanya warga Telukjembe tetapi masyarakat di wilayah Kecamatan Tegalwaru pun mengungkapkan hal serupa. Mereka mengeluhkan parahnya kerusakan jalan di wilayahnya. Selain retak-retak di sejumlah titik juga terdapat lubang jalan. "Jalan yang retak ada sekitar satu kilometer. Selain retak kondisinyapun menganga sehingga pengguna jalan seperti pengendara motor banyak yang mengalami kecelakaan lantaran selip ban ketika terjebak di lubang jalan yang retak dan menganga itu," ucap Kasan (44) Warga Kampung Tipar, Desa Kutamaneuh kepada Radar Karawang.
Dirinya pun menegaskan, jalan retak itu sudah rusak hampir 10 tahun dan hingga kini belum ada perbaikan. Warga pun berharap perlu ada perbaikan meskipun hanya dengan ditambal. (ari)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template