Truk Diminta Tidak Beroperasi Minggu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Truk Diminta Tidak Beroperasi Minggu

Truk Diminta Tidak Beroperasi Minggu

Written By Admin Raka on Senin, 05 Maret 2018 | 15.00.00

TEGALWARU, RAKA - Bukan cuma masyarakat Karawang Selatan yang meminta, tetapi wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di daerah itu juga mengungkapkan hal sama, supaya untuk hari Sabtu dan Minggu Jalan Badami Loji dibebaskan dari kendaraan jenis truk guna menciptakan kenyamanan dan keamanan wisatawan dalam perjalanan.
Seperti diungkapkan Haikal (30) wisatawan asal Kecamatan Klari, Minggu (4/3). "Kami kira hari libur jalur menuju objek wisata di Karawang Selatan tidak ada truk, ternyata ada. Ngeri juga mengendarai kendaraan bersisian dengan truk," ungkap Haikal.
Tadinya Haikal menyangka baik hari Sabtu dan Minggu truk tidak beroperasi sehingga diapun menyempatkan untuk mengunjungi objek wisata Mekarbuana di Kecamatan Tegalwaru. "Harusnya Pemda memberi kenyamanan dan keamanan kepada wisatawan selama perjalanan menuju objek wisata, minimal di hari Minggu, sehingga kita-kitapun jadi enjoy tidak sebaliknya malah takut," ucapnya.
Apalagi, terang Haikal, lebar jalan di Selatan tidak selebar jalan provinsi, sehingga peluang terjadi kecalakaannya pun jadi lebih besar. Ditambah lagi rata-rata yang datang, tidak semua orang memahami karakter jalan ke selatan. "Harapan kami, apapun jenis truknya jangan beroperasi kalau hari libur," ungkapnya.
Senada itu, Bahdarudin (43) warga asal Jakarta yang akan mengunjungi kerabatnya di Kecamatan Tegalwaru mengatakan jika akses wisata akan lebih aman jika aktifitas truk tidak beroperasi. Dirinya pun membenarkan kekhawatiran pengunjung beralasan karena akses ke selatan belum lebar seperti akses jalan utama. Dirinya pun menyampaikan, jika sebagian pengunjung yang datang dari Jakarta, lebih suka menggunakan akses selatan ujung perbatasan Kabupaten Bogor dan Karawang.
"Minat kunjungan dari Jakarta, sudah mulai banyak, sayangnya akses pengunjung ketika menggunakan jalan ke wilayah Bogor masih diwarnai aktifitas truk. Karena jalannya sempit kami kesulitan menyalip truk. Apalagi kendaraan-kendaraan itu mengangkut batu kali dan tidak menggunakan penutup. Jadi agak ngeri berada di belakangnya," ungkap Bahdarudin.
Camat Pangkalan Usep Supriatna. Msi ketika di konfirmasi via ponsel terkait truk yang masih banyak beroperasi, hingga malam hari tidak memberikan jawaban. Sementara Wahyu (35) tokoh pemuda Desa Kertasari, yang  wilayahnya menjadi lintasan aktifitas armada truk menegaskan, warga kesulitan karena peraturan perihal aktifitas dump truk tidak diketahui secara jelas.
"Kami berharap, pemerintah melalui dinas terkait bisa tegas sikapi persoalan tersebut. Akses selatan yang menjadi perbatasan Karawang dan Kabupaten Bogor, merupakan akses lalulintas yang aktif bukan saja untuk aktifitas perekonomian, tapi di hari libur, para pelancong menggunakan jalan tersebut. Salah satu kenyamanan kunjungan adalah Infrastrukturnya. Jika truk masih saja aktif di hari libur, mereka jadi malas berkunjung ke Karawang Selatan yang menjadi destinasi wisata Kabupaten Karawang," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template