Tidak Digaji 2 Tahun, Bendahara PBB Mundur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tidak Digaji 2 Tahun, Bendahara PBB Mundur

Tidak Digaji 2 Tahun, Bendahara PBB Mundur

Written By Admin Raka on Sabtu, 10 Maret 2018 | 12.30.00

TELAGASARI, RAKA - Gara-gara tidak dihonor Pemerintah Kabupaten Karawang dua tahun terakhir, sejumlah bendahara Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di desa-desa mundur. Walaupun disiasati melalui Upah Pungut (UP) dan lembaran per satu SPPT Rp 1.000, tidak bisa membendung kekecewaan para petugas penyumbang PAD itu.
Kades Pasirtalaga Sutedja menyesalkan bendahara PBB di desanya mundur walaupun sudah dibujuk penagihan kembali untuk menopang PAD. Sayangnya, itu bukan perkara mudah. Sebab walaupun dirinya memberikan honor alakadarnya akibat tidak ada alokasi dari Dana Bagi Hasil (DBH), ADD maupun sumber dana lain, namun bendahara PBB di desanya memilih mundur. Ia khawatir pemasukan PBB semakin anjlok karena mundurnya para bendahara PBB ini, karena jikapun bertahan, memang alokasi honornya dari DPKAD hanya menghitung UP dan lembaran SPPT. Untuk mensiasiati agar penagihan tetap berjalan, dia menunjuk sekretaris desa untuk merangkap sementara penagihan PBB. "Bingung saya juga, padahal saya sering ngasih juga alakadarnya," katanya.
Kades Lemahabang Rusli Sumawinata mengatakan, dia mensyukuri bendahara PBB di desanya tetap bertahan meski tidak ada honor secara khusus. "Kebijakan honor dari pemda sangat tidak pro. Bahkan cenderung selalu berubah dan tidak ada jaminan kepastian. Setiap tahun selalu bermasalah," ungkapnya.
Staf Koordinator PBB Kecamatan Lemahabang Abdul Fatah mengatakan, di kecamatannya ada dua desa yang bendahara PBB-nya mundur. Karena sakit seperti di Lemahmukti dan satu lagi mundur di Desa Pasirtanjung. "Belum jelas alasan mundurnya," ujarnya.
Ia melanjutkan, sejauh ini honor bendahara PBB hanya dengan mengandalkan UP dan SPPT saja. Setidaknya bendahara PBB hanya dihonor pendapatannya sekitar Rp 3 jutaan dalam setahun. Jauh sebelumnya, honor yang didapat sekitar Rp 750 ribu per bulan dari BPKAD. "Ada dua di kita, yang satu mundur yang satunya lagi karena alasan sakit," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template