Tanpa Pemberitahuan, Kampanye Bisa Dibubarkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanpa Pemberitahuan, Kampanye Bisa Dibubarkan

Tanpa Pemberitahuan, Kampanye Bisa Dibubarkan

Written By Admin Raka on Senin, 12 Maret 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA,RAKA- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purwakarta tak segan bakal membubarkan kegiatan kampanye, jika pasangan calon tidak menunaikan kewajibannya menyampaikan surat pemberitahuan terlebih dahulu.
"Kalau tidak ada pemberitahuan, tapi mereka kampanye, bisa kita bubarkan," kata Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta, Oyang Este, Minggu (11/3).
Menurutnya, pemberitahuan kegiatan kampanye bukan hanya diserahkan kepada panwaslu, tetapi juga ke KPU dan kepolisian. Surat pemberitahuan maksimal diberikan satu hari sebelum pelaksanaan kampanye. "Kampanye tanpa pemberitahuan berarti ilegal," katanya.
Oyang mengatakan, hampir sebulan masa kampanye masih ada paslon yang terkesan ogah-ogahan menyampaikan surat pemberitahuan kampanye. Padahal, kata ia, penyampaian pemberitauan bukan semata amanat PKPU 4 /2017 tentang kampanye, lebih dari itu demi kepentingan dan kondusifitas tahapan kampanye di lapangan. "Kita bahkan sudah mengirim surat kepada paslon melalui LO-nya agar mereka segera menyampaikan surat pemberitahuan rencana dan lokasi kampanye. Tapi hingga saat ini belum juga mengirimkan. Jangan heran kalau nanti kita lakukan penindakan," tegas Oyang.
Agar pelaksanaan pilkada, khususnya tahapan kampanye ini berjalan aman dan lancar, panwaslu menghimbau seluruh peserta pilkada untuk taat dan patuh terhadap peraturan perundangan. Dengan begitu, peserta dapat maksimal menyampaikan visi misinya, demikian juga masyarakat dapat memperoleh gambaran dan informasi calon mana yang layak dipilih nanti pada waktunya. "Aturan dibuat untuk ditaati dan dipatuhi demi kebaikan bersama," ujarnya.
Di luar persoalan itu, panwaslu saat ini sedang menginventarisir jumlah dan jenis alat peraga kampanye (APK) masing-masing paslon yang terpasang. Inventarisasi APK ini menjadi penting, mengingat dalam pilkada saat ini ada batasan tentang jumlah APK yang boleh dipasang. "Kalau lebih, yang lebihnya kita tertibkan. Termasuk yang dipasang di lokasi terlarang seperti jalur protokol, gedung dan halaman kantor pemerintah, serta taman dan pohon," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template