Tanam Brokoli Lebih Menguntungkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanam Brokoli Lebih Menguntungkan

Tanam Brokoli Lebih Menguntungkan

Written By Admin Raka on Sabtu, 24 Maret 2018 | 16.00.00

RENGASDENGKLOK, RAKA- Dianggap lebih menguntungkan, petani asal Dusun Warudoyong, Desa Rengasdengklok Selatan, lebih memilih beralih tanam, dari menanm padi ke brokoli.
Dijelaskan Adam (45), petani asal Desa Rengasdengklok Selatan, ia lebih memilih menanam brokoli di area pesawahannya yang mempunyai luas 7.500 meter persegi. Menurutnya, tanaman brokoli lebih menguntungkan dibandingkan tanaman padi, apalagi sebeelumnya mayoritas petani Karawang merasa kecewa karena serangan hama wereng. Lebih lanjutnya, tanaman padi dinilai sering mengalami gagal panen, sekalipun pada saat tanaman padi sedang bagus, tapi harganya anjlok. Dan tentu saja membutuhkan modal yang tidak sedikit pula. Beda halnya dengan tanaman brokoli, mulai dari jangka waktu yang singkat, potensi hama yang lebih sedikit, dan yang paling penting lebih menguntungkan. Terlebih, bercocok tanam brokoli tidak membutuhkan modal yang mahal.
Ditambah, terus Adam, masa brokoli jauh lebih singkat, jika dalam 6 bulan tanaman padi baru bisa di panen. Dengan jangka waktu yang sama, tanaman brokoli bisa 3 kali panen. "Tapi bukan tanpa kendala, harga brokoli disesuaikan dengan harga pasar. Kalau saat ini brokoli perkilogramnya itu di hargai Rp 8 ribu, tapi di satu waktu bisa mencapai Rp 2500," terangnya.
Dirinya mengakui baru 2 tahun menjalani sebagai perani brokoli, namun sangat terasa keuntungannya. Jika dalam jangka waktu 6 bulan, keuntungan bertanam padi dengan luas 7500 meter persegi menghasilkan sekitar Rp 20 juta, lain halnya saat ia beralih bercocok tanam brokoli, dirinya bisa menghasilkan Rp 50 juta. "Hamanya juga cuma ulat doang, otomatis modalnya lebih kecil daripada padi yang membutuhkan banyak obat," ujarnya.
Sedangkan menurut pengepul brokoli, Jalil (43), ia mengakui kualitas brokoli Karawang dinilai lebih baik dari pada brokoli di kabupaten lain, meskipun harganya lebih tinggi Rp 8000-10.000. Namun dengan kualitas brokoli yang baik, harga beda sedikit tidak terlalu menjadi soal. Karena hal tersebut bisa mempermudah penjualan kepada konsumen. "Kalau kualitas bagus, di jualnya juga gampang," ucapnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template