Sinta Bisa Jadi Tersangka, Kasus Penganiayaan Bayi Malang Kalista - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sinta Bisa Jadi Tersangka, Kasus Penganiayaan Bayi Malang Kalista

Sinta Bisa Jadi Tersangka, Kasus Penganiayaan Bayi Malang Kalista

Written By Admin Raka on Kamis, 22 Maret 2018 | 17.00.00

KARAWANG, RAKA - Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan memastikan dalam waktu dekat akan mengungkap kasus bayi malang berusia 1,5 tahun yang dianiaya calon ayah tirinya. Bayi itu sempat koma 10 hari di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang. 
Kata Kapolres pihaknya akan tetap intensif mendalami kasus balita malang asal Jatirasa Barat, Kecamatan Karawang Barat, yang dianiaya dan luka bekas gigitan, cubitan, hingga luka bakar karena disulut rokok. "Kita masih intensif lakukan pemeriksaan terhadap ibunya bayi yang hari ini diperiksa kembali oleh Unit PPA Polres, setelah kemarin kita kordinasi dengan pihak porensik. Hasilnya disebutkan penyebab utama yang mengakibatkan komanya sang bayi adalah benturan di kepala," ujarnya kepada Radar Karawang, Rabu (21/3).
Bocah bernama asli Kalista Milena ini dilahirkan Sinta Novianti (27) yang saat ini berstatus terperiksa. Hasil dari input beberapa keterangan saksi memberikan kesesuaian, dan keterangan ibunya yang mengakui pihaknya pernah melakukan tindakan kekerasas dibagian kepala yang terbentur ke rak piring. "Untuk pacarnya itu dari keterangan ibunya, karena yang ada dirumah sakit ibunya. Sehingga keterangan awalnya dari ibunya bahwa ibunya menyampaikan dan menjelaskan pacarnya yang menganiaya.
Tapi setelah dilakukan pengecekan terhadap saksi-saksi yang lain, Sampai sekarang kita belum mendapatkan keterangan saksi untuk menguatkan keterangan ibunya tersebut," ujarnya.
Kapolres mengatakan pacarnya ikut menganiaya, namun justru pacarnyalah yang membawa bayi malang itu ke RSUD. Adapun potensi tersangka, kata Hendy pihaknya, sudah bisa mengerucutkan yang kemudian akan menunggu hasil secara tertulis dari dokter forensik untuk menaikan status tersangka. "Calon tersangka ada 2 antara ibunya atau pacarnya, ketika pacarnya ada saksi jika dia ikut berperan penganiayaan sekecil apapun kita akan tindak," ujarnya.
Namun sampai saat ini Kata Hendy, tersangka belum dipastikan siapa, tetapi pihaknya masih melakukan penyelidikan, jika pelaku secara resmi yang akan ditetapkan tersangka pihaknya akan mengancam dengan UU Perlindungan anak. Apabila luka ringan 3 tahun 6 bulan. "Saat ini masih kita dalami pelaku yang dilakukan orang dekat, kita akan tunggu keterangan dokter porensik yang akan menganalisa. Bahwa telah ada penganiayaan secara berkelanjutan yang dilakukan orang dewasa. Namun yang pasti sangat krusial itu adalah benturan di kepala bagian belakang," ujarnya. (apk)

Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template