Satpol PP akan Surati Dishub - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Satpol PP akan Surati Dishub

Satpol PP akan Surati Dishub

Written By Admin Raka on Sabtu, 03 Maret 2018 | 17.00.00

Banyak Truk Parkir di Pinggir Jalan Interchange Karaba

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Dalam waktu dekat ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Telukjambe Timur berencana melayangkan surat ke Markas Komando Satpol PP Kabupaten, agar melakukan penertiban terhadap truk dan bus yang parkir di pinggir jalan Interchange Karawang Barat, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur.
Koordinator Satpol PP Kecamatan Telukjambe Timur Asep Kusnaya. SH menandaskan itu kepada Radar Karawang, Jumat (2/3). Dia menilai keberadan truk dan bus besar di pinggir jalan itu membahayakan pengendara yang melintas di ruas jalan tersebut. Meskipun para sopirnya beralasan berhenti hanya sebentar untuk beristirahat sambil memeriksa kondisi bannya.
"Lantaran ada penjual jasa tambal ban jadi mereka berdalih sekalian istirahat. Saya sangat menyayangkan aksi mereka. Tetapi itu tidak berlangsung setiap hari, hanya sewaktu-waktu saja, tetapi tetap membahayakan pengendara dan rawan menyebabkan kemacetan," tandas Asep.
Untuk itu, tegas Asep, pihak akan secepatnya melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian terkait keberadan truk dan bus-bus besar yang parkir di pinggir jalan yang termasuk ke dalam wilayah kerjanya. Selain mengkomunikasikannya ke Mako Satpol PP. "Kami akan layangkan surat ke dinas terkait agar segera melakukan penindakan supaya tidak membahayakan pengguna jalan lain kondisi posisi kendaraan-kendaraan besar itu terkadang menjorok hingga bahu jalan," tandasnya.
Keberadaan truk dan bus-bus besar di pinggir jalan perlintasan Desa Wadas itu sebetulnya sudah dikeluhkan. Kendaraan-kendaraan itu parkirnya bukan cuma posisinya di pinggir jalan bahkan hingga memakan bahu jalan. "Hampir setiap hari ada saja bus dan truk yang parkir disitu. Kayaknya tempat itu sudah seperti lokasi mangkal mereka memarkir kendaraannya sambil beristirahat," ungkap Mursih (30) Warga Dusun Wadas Pintu Air, Desa Wadas.
Mursih menambahkan, kondisi terparah kalau kendaraan-kendaraan besar itu parkir bersamaan, bisa mencapai puluhan meter dan semuanya berada di bahu jalan. Padahal badan Jalan Interchange Karawang Barat tidak begitu lebar dan itupun dibagi dua jalur. Sehingga akibat parkir liar tersebut badan jalan jadi menyempit hingga kerap terjadi kemacetan.
"Kalau lagi parah bisa 10 kendaraan sekaligus parkir di bahu jalan. Panjangnya bisa puluhan meter," ucap Mursih. Karena itu, Mursih berharap, Dinas Perhubungan bisa menindak truk-truk yang sering memarkirkan kendaraannya di bahu jalan utama Karawang itu, karena intensitas kendaraan di tempat tersebutpun sanat padat terlebih di malam hari.
Sesmentara Refi (30) Warga Kampung Kalipandan, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, yang setiap hari melintas ruas tersebut membenarkan keberadaan truk-truk di pinggir jalan Interchange Karawang Barat, perlintasan Desa Wadas itu amat membahayakan, terutama malam hari. Penglihatan pengendara terbatas karena kondisi jalan yang gelar lantaran tidak ada penerang jalan. Sementara posisi truk-truk itu rata-rata berada dibahu jalan. "Kita jadi harus lebih ke kanan jalan, sedangkan di lokasi itu banyak juga jalan yang berlubang, sehingga membuat posisi kita jadi berbahaya," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template