Saluran Penyebab Banjir Dikeruk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Saluran Penyebab Banjir Dikeruk

Saluran Penyebab Banjir Dikeruk

Written By Admin Raka on Jumat, 23 Maret 2018 | 19.26.00

RENGASDENGKLOK, RAKA- Setelah sebelumnya melakukan kerja bakti yang dilakukan kepala desa bersama masyarakat Desa Rengasdengklok Selatan dalam membersihkan saluran pembuang, kali ini sepanjang 1200 meter saluran pembuang tersebut dibersihkan menggunakan alat berat melalui dinas PUPR. Sekaligus membenahi tanggul irigasi agar bisa di gunakan warga untuk beraktifitas.
Menurut Kepala Desa Rengasdengklok Selatan, Darim, saluran pembuang dari Dusun Warudoyong Utara hingga Warudoyong Selatan tersebut, merupakan jalur drainase Pasar Rengasdengklok yang sebelumnya telah menyebabkan banjir karena saluran pembuang tersebut tidak berjalan dengan lancar karena mengalami penyempitan, pendangkalan dan banyaknya sampah yang menyumbat aliran pembuang tersebut.
Namun, setelah dilakukan pembersihan saluran pembuang menggunakan alat berat, dirinya berharap keresahan warganya akibat genangan banjir yang sebelumnya sering terjadi tersebut bisa teratasi. "Kita pola tanggulangi agar bisa digunakan oleh masyarakat, bahkan untuk mobil pun saat ini bisa lewat. Tidak seperti sebelumnya yang untuk melintasi menggunakan sepeda motor pun kita kesusahan. Seperti pada awalnya saat saya mengontrol sebelum dibenahi seperti saat ini," ucapnya, kepada Radar Karawang, Kamis (22/3) kemarin.
Sebelumnya, dirinya bersama masyarakat berusaha untuk membersihkan saluran pembuang tersebut dengan menggelar kerja bakti. Namun untuk saat ini tidak cukup dilakukan secara manual, dan membutuhkan alat berat. Maka dari itu, dirinya bekerja sama dengan pihak PUPR, agar bisa membenahi saluran pembuang tersebut.
Sedangkan menurut salah satu warga Dusun Warudoyong Selatan, Ade (35), mengharapkan agar setelah di lakukan normalisasi menggunakan alat berat, banjir bukan lagi salah satu bencana yang bisa mengancam lingkungannya. Karena, untuk saat ini, saluran pembuang bisa lebih lancar dan besar. "Jadi aliran air pun bisa lancar, kalau sebelumnya kecil banget dan banyak sampah. Mudah-mudahan saja sekarang dan kedepannya gak banjir lagi," ucapnya.
Dikatakannya, sebelumnya jika turun hujan lebat, banjir di pastikan merendam lingkungan rumahnya meskipun jarang masuk ke dalak rumah. Namun, sesekali pernah rumahnya di rendam hingga mencapai pinggang orang dewasa. "MIudah-mudahan setelah di benerin mah gak terjadi lagi," tutup Ade. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template