Perjuangan Tukang Baso Jadi Kepala Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perjuangan Tukang Baso Jadi Kepala Desa

Perjuangan Tukang Baso Jadi Kepala Desa

Written By Admin Raka on Kamis, 01 Maret 2018 | 16.15.00

PURWASARI, RAKA - Butuh perjuangan dan kerja keras untuk bisa mencapai sebuah impian itulah yang disampikan oleh Mulyono salah satu penjual baso di Karawang yang menjadi Kepala Desa Tamelang. Siapa sangka dibalik kesuksesannya tersebut banyak pelajaran dan pengalaman yang didapatkannya.
Meski tidak terlahir di tanah Karawang namun tidak menjadi alasan bagi Mulyono yang merupakan Ketua Ikatan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Purwasari ini untuk bisa duduk di kursi kepala desa. Laki-laki kelahiran Solo ini bercerita sebelum menjadi kepala desa. Siapa sangka ia hanya bekerja sebagai tukang baso bersama orangtuanya sejak kecil. Lama tinggal di Karawang serta mengenyam bangku pendidikan di Karawang membuatnya ingin megambdikan diri sepenuhnya untuk Karawang. "Saya berhutang budi sama Karawang ini, sudah tinggal di tanah Karawang makan dan bahkan sekolah disini, jadi saya ingin mengabdi di Karawang," ucapnya.
Dulu, meski baru duduk dibangku SMA di Karawang Mulyono juga aktif dalam sebuah organisasi di sekolah serta kampung halamannya. Dua tahun selesai sekolah keinginannya untuk berumah tangga bersama istri tercintanya yang merupakan teman satu kelasnya di sekolah itu juga menjadi saksi hidup perjuangannya sampai saat ini. "Dibalik kesuksesan seseorang pasti ada perempuan dibelakangnya, istri sayalah yang terus memberikan semangat dalam hidup saya sampai saat ini," tuturnya.
Tinggal di Desa Temelang dan bekerja sebagai tukang baso setiap hari Mulyono menghabiskan waktunya untuk berjualan. Usai berjualan untuk mengisi waktu luangnya justru ia tidak memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat, melainkan aktif dalam sebuah organisasi kepemudaan dan aktif di Karang Taruna, tak puas dengan menjadi Karang Taruna, Mulyono yang merupakan pemuda paling aktif di kampung halamnnya itupun diminta untuk menjadi Ketua BPD Desa Tamelang selama 8 tahun. "Awal aktif di Karang Taruna, terus dipercaya untuk menjadi BPD dan sekarang dipercaya kembali oleh masyarakat jadi Kepala Desa (periode yang kedua)," akunya.
Mendapatkan kepercayaan dari masyarakat serta banyak bergaul menjadi modal awal baginya untuk mencalonkan diri menjadi kepala desa. Tuhanpun berkehendak akhirnya Mulyono terpilih menjadi kepala desa dengan mengalahkan 3 calon kepala desa waktu itu. "Dalam benak saya saya hanya ingin mengabdi saja untuk Karawang khususnya untuk Desa Tamelang," ungkapnya.
Meski sudah memiliki kesibukan lainnya, hebatnya sampai saat ini usaha baso yang membawanya sampai seperti saat ini juga masih menjadi usaha prioritasnya. Hampir setiap hari menjelang sore ia meluangkan waktunya untuk menengok usaha basonya di Karawang. "Sampai sekarang saya masih jualan baso di Karawang," terangnya.
Dia berpesan bahwa ketika memiliki keinginan akan mudah terwujud jika semua diawali dengan niatan yang baik serta usaha yang bersungguh-sungguh. Tidak ada yang tidak mungkin, menurutnya proses yang baik juga akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. "Tidak ada yang sulit asalkan ada kemauan pasti ada jalan," pesannya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template