Pergunu Berharap DTA Dapat Subsidi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pergunu Berharap DTA Dapat Subsidi

Pergunu Berharap DTA Dapat Subsidi

Written By Admin Raka on Selasa, 13 Maret 2018 | 19.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA -  Madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (DTA) masih minim Subsidi Pemkab pasca dicabutnya Biaya Operasional Perawatan Fasilitas (BOPF) dua tahun terakhir. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PergunU) Cabang Karawang mendesak agar Pemkab kembali membuka keran subsidi serupa bagi madrasah yang mayoritas basis warga Nahdliyin ini.
Dikatakan Ketua PergunU, Ustad Agus Sholahudin S.Ag, sempat tersiar kabar bahwa Pemkab wacananya mulai kembali membuka ruang untuk DTA dapat subsidi serupa BOPF atau yang sekarang dikenal Program Peningkatan Mutu Sekolah (PPMS). Kalau memang sudah cocok, Pergunu mengapresiasi Pemkab karena konsistennya membantu DTA sebagaimana Perda DTA yang sudah dikeluarkan. "Semoga saja, subsidi jika benar adanya, bisa memotivasi kinerja guru dan bisa mengurangi beban biaya operasional DTA," ucapnya.
Lebih jauh Agus menambahkan, Pemda dimintanya untuk segera merealisasikannya dan menepati janji-janji yang pernah disampaikan saat kampanye untuk meningkatkan kesejahteraan DTA. Bila perlu, nominalnya dinaikkan karena di DTA tidak punya sumber pendanaan lain seperti SD/MI dan lembaga pendidikan lainnya. Pergunu sejauh ini
berbaik sangka pada pemkab yang mungkin memiliki niatan itu. Semoga saja harap Agus, dibukakan mata hatinya, tetapi kalau sampai batal lagi, hal itu sungguh sangat disesalkan. "DTA tidak seperti sekolah dasar dan Madarasah Ibtidaiyah yang punya sumber pendanaan lain. Maka selain ada subsidi, nominalnya kalau bisa dinaikan," ungkapnya.
Sejauh ini, sambung Agus, DTA baru dua kali diberi BOPF dari pemkab  yaitu tahin 2013 - 2014, kegunaannya untuk biaya operasional, pembelian ATK/BHP, alat peraga dan honor. Karenanya, jika keran dibuka lagi, akan sangat meringankan beban manajemen DTA yang selama ini dipercaya masyarakat sebagai lembaga yang melahirkan karakter akhlakul karimah.
Masakan, ucap Agus, guru DTA hanya mendapati honor setahun sekali menjelang Idul Fitri, itupun tidak merata. Maka saat ini, sudah saatnya Pemkab melirik DTA untuk diperhatikan kesejahteraannya, seperti Kabupaten lain seperti Indramayu, Tasikmalaya dan Cirebon. "Baru dua kali dapat BOPF, sekarang saatnya subsidi itu dibuka lagi," ucapnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template