Pendamping Korban KDRT Disiagakan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pendamping Korban KDRT Disiagakan

Pendamping Korban KDRT Disiagakan

Written By Angga Praditya on Sabtu, 31 Maret 2018 | 15.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Sebanyak 40 Kader Motivator Ketahanan Rumah Tangga Kabupaten Karawang, mengikuti Training Of Trainerr (TOT) membahas perihal pendamping Korban Kekerasan Rumah Tangga (KDRT) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TTPO).
Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Karawang di Gedung Olahraga Wanita (GOW) Kabupaten Karawang, Jumat (30/3), berlangsung sehari dan dihadiri Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang, Diah Handini Resi Oetomo SH, relawan P2TP2A  Mun'immatun Nafiah S.Ag serta Ketua Motekar Karawang Dodo Swanda.
Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak DP3A Diah Handini Resi Oetomo mengatakan Kabupaten Karawang kini menjadi trend topik musibah yang menimpa bayi Kalista. Dia berharap dengan adanya Motekar bisa terjalin kerjasama yang baik agar kekerasan terhadap anak jangan lagi terjadi di kabupaten ini. "Semua harus bertanggung jawab dan ikut dalam pengawasan dan jangan saling mengandalkan. Kita sama-sama berpartisipasi agar tidak ada lagi kejadian serupa yang menimpa anak-anak di Kabupaten Karawang seperti yang dialami bayi Calista," ungkap Diah.
Sementara relawan P2TP2A Mun'immatun Nafiah, menambahkqn Kabupaten Karawang kini tengah mengalami fase darurat kerentanan kepedulian. Karenanya dia mengajak peran kader motekar bisa menjadi duta bagi masyarakat dengan menjadi pendamping. Untuk itu seluruh stakeholder diminta berperan aktif dalam pengawasan KDRT dan TPPO, sehingga tidak ada lagi tindakan kekerasan di dalam rumah tangga, lingkungan dan wilayah. "Persoalan KDRT dan TPPO ini seperti gunung es, keras di luar tapi lunak di dalam. Kini persoalan besarnya adalah kepedulian semua elemen. Sekecil apapun persoalan harus bisa diminimalisir. Karenanya saya berharap kader moterkar bisa melakukan itu. Sehingga rasa aman dan nyaman dengan adanya kader motekar bisa dirasakan masyarakat," ucapnya.
Koordinator Motekar Kabupaten Karawang Dodo Swanda pun menyesali kejadian yang menimpa bayi Calista bisa terjadi. Dirinya berharap kerjasama semua elemen agar masyarakat merasakan dampak kehadiran motekar di tengah-tengah lingkungan. "Kami hadir, selain memberi informasi juga ikut dalam pengawasan Kerentanan keluarga. Saya berharap kepada masyarakat sudah saatnya kita ikut peduli dalam melihat situasi, minimal di lingkungan kita sehingga keberadaan perempuan dan anak merasakan nyaman dan tentram," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template