Pembuang Sampah Liar Belum Ada yang Tertangkap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembuang Sampah Liar Belum Ada yang Tertangkap

Pembuang Sampah Liar Belum Ada yang Tertangkap

Written By Admin Raka on Jumat, 09 Maret 2018 | 14.15.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Sampai sekarang sampah masih menjadi persoalan yang belum terentaskan di wilayah Kecamatan Telukjambe Timur. Termasuk sampah yang berada di lingkungan Kampung Kalen Kepuh, Desa Puseurjaya. Tumpukan sampah di pinggir jalan itu  menebarkan bau tidak sedap. Warga khawatir sekitar lokasi bisa menjadi sumber penyakit, jika tidak dibersihkan secepatnya.
Tumpukan sampah itu terdiri atas sampah rumah tangga dan rongsokan dan menumpuk di bahu jalan. Kuat dugaan sampah berasal warga yang bingung harus membuang kemana, sementara tempat pembuangan sampah (TPS) penuh. Akhirnya warga terpaksa mencari tempat kosong di pinggir jalan. "Kami berharap sampah itu segera dibersihkan. Jangan sampai sampah ini malah semakin menumpuk dan baunya semakin parah dan banyak lalatnya," ucap Yulfandi (33), warga Kampung Kalen Kepuh, baru-baru ini.
Apalagi, lanjut Yulfandi, lokasi sampah juga deket pemukiman dan merupakan jalan utama perlintasan desa yang setiap hari dilintasi warga. Karena itu diapun berharap kepada petugas kebersihan agar bisa mengangkut sampah tepat waktu. Kecamatan Telukjambe Timur merupakan kecamatan yang mendapat predikat kecamatan terpadat berdasarkan data jumlah penduduk terbanyak di wilayah daerah pilihan (Dapil)  satu, selain memiliki paling banyak TPS liarnya. Salah satunya lokasi pembuangan sampah di pinggir jalan itu. Menurut informasi di lapangan pembuang sampah terbanyak di wilayah itu adalah rumah singgah atau kost-kostan.
Sementara itu keluhan sama juga diungkapkan warga di Kampung Ciketing, Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat. Padahal pemerintah kecamatannya sudah menerjunkan mata-matanya untuk memata-matai dan meringkus pelaku aksi pembuang sampah liar. Sayangnya, sampai sekarang belum satupun pelaku yang tertangkap. Malah sebaliknya mata-mata ini acap kali terkecoh aksi pelaku yang tetap leluasa membuang sampahnya secara liar.
"Sulit untuk menangkap tangan karena yang membuang bukan warga sekitar dan membuang sampahnya juga dalam waktu-waktu tertentu saja. Kadang malam dan pagi hari dan menggunakan motor," ucap Oza (37) warga Kampung Ciketing yang tinggal tidak jauh dari lokasi pembuangan sampah liar mengungkapkan, yang membuang sampah bukan warga sekitar tetapi para pengendara motor yang berhenti di lokasi pembuangan sampah dengan kantong-kantong pelastik berwarna hitam.
Ketua RT 013 Kampung Ciketing, Enum (45) menyampaikan sebelumnya memang ada pengarahan dari Kasi Trantib kecamatan kalau setiap Linmas wajib memantau wilayahnya sekaligus menjadi mata-mata untuk menangkap pelaku aksi buang sampah liar. "Kami jalankan itu semua, tapi yang membuang sampahnya masih tetap saja ada, dan masih tetap tidak jera, sampai sekarang belum kami tangkap tangan. Ini persoalan waktu saja, ketika kami tangkap kami akan buat laporan dan usulkan sanksinya supaya ada efek jeranya," ucapnya. (ari)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template