Pelajar Pulang Sekolah Naik Tronton - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Pulang Sekolah Naik Tronton

Pelajar Pulang Sekolah Naik Tronton

Written By Admin Raka on Sabtu, 03 Maret 2018 | 17.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Sungguh nekat aksi pelajar di perlintasan Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat ini. Meski sadar yang mereka lakukan bisa membuat nyawanya melayang, tetapi tetap saja memberhentikan truk kontainer ditengah jalan dan menumpang diatasnya.
Ironisnya hal tersebut terjadi setiap Jumat ketika pulang sekolah. Seperti Jumat (2/3) kemarin, padahal aksi itu selain membahayakan mereka juga bisa membuat orang lain celaka. parahnya lagi, ternyata tronton yang disetop tidak mau berhenti dan hanya memperlambat kecepatan sehingga memaksa para pelajar itu berlari-lari mengejar tronton yang berjalan sebelumnya akhir nekat naik di bagian belakang kontainer dengan hanya berpegangan ke tiang yang ada di bak mobil.
Aksi yang dilakukan pelajar tersebut tak urung mengundang reaksi masyarakat disekitar jalan yang menyaksikan kelakuan tersebut. Mereka tidak hanya ngeri tetapi juga merasa prihatin. Seperti diungkapkan Faizal (30), pemilik warung yang sehari-hari berjualan di pertokoan Pasar Jati. Dia menuturkan pemandangan serupa kerap terjadi setiap hari Jumat.
Menurut dia itu terjadi karena lemahnya pengawasan dari pihak sekolah, sehingga para pelajar tersebut nekat menghentikan truk bak terbuka maupun bak tertutup, mesti tahu yang mereka lakukan berbahaya. “Setiap hari Jumat aksi pelajar disini berhentikan truk. Kebanyakan pelajar lelaki. Padahal aksi itu berbahaya, takutnya jatuh saja. Saya sendiri heran, sebenarnya ada gak sih pengawasan dari pihak sekolah,” tukasnya.
Dikatakan, selain depan Pasar Jati aksi nekat pelajar menyetop truk juga sering terlihat di Jembatan Nyangkokot, Kecamatan Telukjambe Barat. Titik itu dijadikan tempat pelajar menyetop truk karena banyak kendaraan yang melambatkan kecepatannya lantaran kondisi jalan yang rusak. Sehingga memberi peluang kepada pelajar untuk mengejar truk dan naik ke atasnya.
Di tempat terpisah, Bambang (37) Warga Kampung Jembatan Nyangkokot, Desa Wanajaya menuturkan aksi pelajar memang sudah cukup keterlaluan.
Terlebih ketika hari Jumat tepat sehari sebelum mereka libur. Kadang aksi tawuran kerap terjadi karena sebagian dari mereka ada yang mengejek ketika para pelajar lain yang gunakan kendaraan bak terbuka melintas. Dirinya berharap ada ketegasan dari pihak sekolah dan instansi terkait karena aksi nekat yang dilakukan para pelajar itu berdampak terhadap masyarakat.
"Apalagi kalau hari Sabtu, pelajar suka saling ejek kepada pelajar lain yang gunakan truk. Kadang sambil dilempari batu atau barang yang mudah mereka lempar. Kadang yang menjadi korban kita sebagai warga. Makanya warga banyak yang geram lalu melakukan aksi mengamankan pelajar. Harapan saya sebagai warga, pihak manapun mesti ikut mengatasinya untuk menertibkan para pelajar itu," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template