Maling Ayam Masih Berkeliaran, Dalam Enam Bulan, Tatang Kemalingan Empat Kali - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Maling Ayam Masih Berkeliaran, Dalam Enam Bulan, Tatang Kemalingan Empat Kali

Maling Ayam Masih Berkeliaran, Dalam Enam Bulan, Tatang Kemalingan Empat Kali

Written By Angga Praditya on Kamis, 22 Maret 2018 | 13.30.00

KOTABARU, RAKA - Aksi pencurian hewan ternak kembali muncul di wilayah Kampung Krajan RT 02/02, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru. Parahnya, meski sudah banyak warga yang menjadi korban pencurian, akan tetapi para pelaku pencurian sampai saat ini belum bisa ditangkap.
Pemilik peternakan hewan ayam bangkok Tatang Suryana (40) mengatakan, sudah kesekian kalinya peternakan yang dimilikinya tersebut disatroni maling. Parahnya, saat aksi pencurian dialaminya, tidak satupun hewan ternak yang disisakan para pelaku semua habis digasak. "Ini yang ke empat kalinya bapak kemalingan, dan yang terakhir ayam yang sudah siap untuk dijual habis dicuri, semuanya ada 6 ekor yang akan dijual, kalau diuangkan sekitar Rp 2 juta lebih," ungkap Tatang, warga Kampung Krajan RT 02/02, Desa wancimekar, Kecamatan Kotabaru, kepada Radar Karawang, Rabu (21/3).
Dengan nada kesal Tatang melanjutkan, selama enam bulan berturut-turut sudah empat kali dia menjadi korban pencurian dengan jumlah yang berbeda. Dia mengaku sangat menyayangkan, karena lingkungannya saat ini sudah tidak aman lagi. "Pertama kemalingan 4 ekor, terus kedua kalinya kalau tidak salah 7 ekor, ketiga kalinya 4 ekor dan yang terakhir sekarang 6 ekor ayam jago habis sekandang, padahal sekarang sudah dipasangi pagar," ucapnya.
Menurutnya yang menjadi korban pencurian ternyata tidak dialami dirinya saja. Akan tetapi, dialami warga lain. Oleh karenanya dia berharap pihak keamanan serta aparat lingkungan setempat dapat meningkatkan pengawasan di wilayah ini agar tidak bertambah lagi pemilik hewan ternak yang mengalami nasib yang sama. "Sudah sering begini, ya mau laporan ke polsek juga ya sudah saya iklaskan saja, lagian tidak akan ngurus peternakan lagi, karena sudah 4 kali mengalami rugi, tapi pelaku sampai sekarang belum juga tertangkap," ujarnya.
Hal senada disampaikan Rohimat (18), pemuda asal Krajan RT 02/02, Desa Wancimekar, dilingkungannya memang sudah marak aksi pencurian hewan ternak. Bahkan korbannya tidak hanya satu hingga dua orang akan tetapi sudah banyak warga di wilayah ini yang sering kehilangan hewan ternaknya. "Wah benar udah ada lagi pencurian ayam, belum lama tetangga rumah saya ayamnya hilang, emang udah banyak sih warga yang kemalingan ayamnya, sampai sekarang pelakunya belum juga ditemukan siapa," katanya.
Sementara itu, saat Radar Karawang mengkonfirmasi maraknya aksi pencurian hewan ternak, Kapolsek Kotabaru Ipda Asep Nugraha menyampaikan, pihaknya sudah memerintahkan seluruh kepala desa agar meningkatkan keamanan di lingkungannya masing-masing dengan melakukan siskamling. Karena dengan diaktifkannya ronda malam dapat menjadi solusi untuk meminimalisir aksi pencurian di malam hari. "Saya padahal sudah perintahkan kepala desa masing-masing, untuk mengaktifkan kembali pos ronda," paparnya.
Terkait banyaknya korban pencurian terhadap warga yang memiliki peternakan, dirinya menghimbau agar segera melaporkannya kepihak berwajib untuk ditindak lanjuti. "Untuk pemilik ternak kami himbau agar menjaga hewan ternaknya dan tetap manjaga lingkungannya apabila ada orang yang tidak dikenal 1x24 jam melapor ke RT/dusun dan ketika ada kejadian segera lapor ke polsek, kita pastikan pihak polsek akan terus melakukan patroli pada jam-jam rawan dan mengawasi lingkungan itu, biar pencuri segera tertangkap," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template