Main di Sawah Bupati Semprot Hama - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Main di Sawah Bupati Semprot Hama

Main di Sawah Bupati Semprot Hama

Written By Admin Raka on Sabtu, 24 Maret 2018 | 18.00.00

TEMPURAN, RAKA - Setelah menginap di rumah Warga di Desa Dayeuhluhur dan menghadiri kegiatan Karawang Mengaji tanpa Wakil Bupati Ahmad Jimmy Zamakhsyari, Kamis (22/3) malam, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana turun ke sawah dan melakukan penyemprotan hama di sawah petani Layapan, Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran Jumat (23/3) pagi.
Selain nimbrung bareng petani soal Alat Mesin Pertanian (Alsintan), bupati yang secara perdana menghadiri agenda Paten 2018 ini juga mengomeli para pejabat daerah yang tidak aktif bekerja. "UPTD Pertaniannya bagus tidak, camatnya dan kepala desanya bagaimana. Nah, kalau gak bagus dan ogah bekerja dan berbaur bareng masyarakat, jabatan itu siap-siap saya copot dan dipindahin," serunya.
Bupati mengaku bangga di Tempuran ini guyub dan kompak, baik masyarakat taninya, UPTD Pertaniannya, maupun camat dan kadesnya. Memang pejabat itu harus seperti itu, melayani masyarakat dan ikut berbaur bersama dan mendalami harapan-harapannya, apalagi yang sudah sesuai tupoksinya seperi UPTD pertanian dengan para petaninya. Kalau tidak sesuai, malas-malasan dan kurang baik melayani masyarakat atas amanah yang diberikan, sebut Cellica, kalau tidak dipindahin bisa juga di copot. "Yang malas-malas dan gak deket pada bidangnya biar saya pindahin. Untung disini kompak," ucapnya.
Lebih jauh dia menambahkan, untuk mencoba menjawab setiap kebutuhan petani di Tempuran, baik soal pendangkalan di Ciderewak dan Cibulan-bulan, begitupun dengan Sprayer atau alat semprot tanaman padi hingga sarana Jitut yang sudah tidak ada, diharapkan bisa terealisasi dan masuk e Planing tahun ini. Namun, bantuan Pemkab terbatas  dan butuh proses, karena tidak lantas hari ini minta dan kontan diturunkan. "Semua keluhan petani kita catat dan saya minta Bapeda mencatatnya masuk e Planing," katanya.
Anggota kelompok tani asal Desa Lemahmakmur mengatakan panen kemarin rata-rata cukup bagus di kisaran 8 ton per hektare. Namun, soal harga yang mempengaruhi adalah jalanan yang masih banyak yang rusak hingga biaya produksi yang mahal. Untuk itu sebut Atang, ia meminta pemkab bantu Alsintan bagi para petani lebih banyak lagi, seperti sprayer, traktor dan lainnya. "Biaya produksi cukup mahal maka kita minta pengadaan alsintan lebih banyak lagi," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, selain dialog dengan petani, Cellica berkesempatan ikut menyemprot pestisida pengendali hama pada tanaman padi tanpa masker. Diatas pematang dan dipandu petani, Cellica yang menggendong sprayer itu menyusuri tanamam padi yang baru berumur 50 hari. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template