Mahasiswa Demo, Anggota DPRD tak Ada di Tempat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mahasiswa Demo, Anggota DPRD tak Ada di Tempat

Mahasiswa Demo, Anggota DPRD tak Ada di Tempat

Written By Admin Raka on Jumat, 02 Maret 2018 | 17.30.00

KARAWANG,RAKA- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Karawang berunjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD), Kamis (1/3).
Unjuk rasa ini bentuk penolakan terhadap revisi Undang-undang MD3 (MPR, DPR, DPD dan DPRD) yang baru saja disahkan oleh DPR RI.
PMII menilai revisi undang-undang tersebut mendiskriminasi kebebasan hak berpendapat dan melecehkan undang-undang Dasar (UUD) tahun 1945.
"Setiap warga negara berhak memberikan kritiknya terhadap kinerja anggota dan lembaga DPR. Tidak boleh dipandang sebagai bentuk diskriminasi terhadap anggota dan lembaga, apalagi  dijerat dengan hukum," kata Harry Priyatna Ketua Umum PMII Cabang Karawang.
Oleh karenanya, PC PMII Karawang mendesak Presiden RI Joko Widodo agar tidak menyetujui atau tidak menandatangani revisi undang-undang tersebut.
"Ini sebagai sikap politik presiden untuk tidak mendukung revisi undang-undang MD3, sekaligus menjadi sikap keberpihakanya kepada rakyat. Kami juga mendesak Presiden RI untuk segera mengeluarkan perppu pengganti undang-undang," ujar Harry.
Harry juga menyatakan, revisi terhadap undang-undang MD3 dinilai penuh dengan pasal karet yang ambigu, baik dari sisi pemaknaannya serta sikap anti kritik DPR yang terdapat pada pasal 73,122 dan 245.
Contohnya adalah pasal 122 huruf (k) yang mengatur tentang kewenangan MKD untuk mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR.
“Pasal ini sangat berpotensi untuk membungkam suara demokrasi dengan ancaman pempidanaan. Padahal mengenai pasal penghinaan merupakan delik aduan sebagaimana telah diatur dalam KUHP. Orang yang merasa dihina semestinya mengambil langkah hukum,” katanya.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak DPRD Kabupaten Karawang untuk ikut menolak revisi UU tersebut dengan menandatangani petisi yang telah dibuat. Namun sayang, tidak ada satupun anggota dewan yang bisa ditemui karena sedang dalam tugas pansus di luar daerah.
Setelah menyatakan sikap dan orasinya, massa hanya ditemui oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Agus Mulyana yang menjanjikan akan mengagendakan pembahasan khusus terkait tuntutan PC PMII Karawang.
"Kami secepatnya menindaklanjuti tuntutan rekan-rekan mahasiswa. Mudah-mudahan tidak sampai hari Senin," terangnya di hadapan para mahasiswa.(asy)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template