KPK Sita Aset Terdakwa Pencucian Uang di Cikampek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » KPK Sita Aset Terdakwa Pencucian Uang di Cikampek

KPK Sita Aset Terdakwa Pencucian Uang di Cikampek

Written By Admin Raka on Rabu, 14 Maret 2018 | 12.00.00

CIKAMPEK, RAKA - Ada yang tidak biasa di deretan Ruko Dawuan Center, Jalan A Yani, Cikampek. Di salah satu ruko itu ada plang berlogo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tulisannya, "Berdasarkan surat perintah penyitaan nomor: SPRIN.SITA/10/DIK.01.05/01/01/2018 Tanggal 19 Januari 2018, tanah dan bangunan ini telah disita dalam perkara tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Yudi Widiana Adia. TTD Penyidik KPK".
Dilihat dari namanya, ternyata ruko yang sebelumnya diisi oleh perusahaan finance itu adalah milik anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sedang tersandung kasus pencucian uang senilai Rp 20 miliar. Dia diduga menerima suap pada proyek Kementerian PUPR, serta proyek lain di Maluku dan Kalimantan.
Dalam perkara ini, Yudi Widiana dituntut 10 tahun penjara, denda Rp 1 miliar dan subsider 6 bulan kurungan. Yudi diyakini jaksa terbukti menerima uang suap Rp 11,1 miliar dari komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng. Jaksa juga menuntut pidana tambahan terhadap Yudi berupa pencabutan hak politik. Jaksa ingin hakim mengabulkan permohonan agar hak politik Yudi dicabut selama 5 tahun.
Security Bank Sinarmas Iyan Supiyan mengatakan, papan sita KPK itu sudah ada seminggu lalu. Saat itu, enam orang petugas KPK melakukan penyegelan. "Penyegelan atau disitanya satu ruko dibaris keenam yang dimiliki Yudi Widiana Adia," ungkapnya kepada Radar Karawang, Selasa (13/3).
Iyan melanjutkan, sebelumnya ruko tersebut ditempati perusahaan finance, yang akhirnya pindah tempat ke Ruko Primadona Blok B dijalan A Yani Sentul Cikampek. Karena gedung yang ditempatinya disita KPK. "Kayaknya itu yang kasusnya pemilik rukonya bukan perusahaan financenya, karena setelah disita KPK langsung pindah lokasinya sekarang," ucapnya.
Dia menegaskan, tidak semua ruko Dawuan Center yang berlokasi di Jalan A Yani Cikampek ini dilakukan penyitaan, karena hanya satu buah ruko yang disita KPK. "Beda-beda mas pemiliknya, yang disitanya cuma satu ruko saja, ya itu ruko yang barisan ke enam. Jadi itu saja yang saya tahu," paparnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karawang Dedi Sudrajat tidak tahu kabar mengenai aset yang dimiliki sesama politisi PKS itu. "Waduh maaf saya tidak tahu," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template