Kekosongan Dewan Pengawas BKPD Segera Terisi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kekosongan Dewan Pengawas BKPD Segera Terisi

Kekosongan Dewan Pengawas BKPD Segera Terisi

Written By Admin Raka on Selasa, 27 Maret 2018 | 18.15.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Sejak tahun 2016 lalu, PD BPR BKPD Cilamaya kekosongan Dewan Pengawas, namun setelah BUMD milik Pemkab Karawang yang sudah membuka pendaftaran beberapa tahun terakhir ini, dikabarkan segera terisi barisan kelengkapan Komisaris barunya itu setelah sertifikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpenuhi.
Dirut BKPD Cilamaya Tansya Fadila mengatakan BKPD Cilamaya memiliki dua direksi yaitu Direksi Operasional dan Direksi Utama yang membawahi bidang kepatuhan. Maka barisan komisaris, idealnya di isi juga oleh dua orang, namun sejak 2016, BKPD hanya memiliki 1 Komisaris Dewan pengawas saja. Sehingga selama itu, BKPD dipengaruhi pada penilaian standarisasi kesehatan manajemen organisasi berlabel 'Cukup Baik' akibat kurang terpenuhinya jumlah Komisaris atau Dewan Pengawas.
Karena itu, sambung Tansya, sejak 2016 sebenarnya pihaknya sudah membuka pendaftaran calon dewan pengawas dengan syarat, seperti harus berpengalaman di lembaga keuangan seperti bank selama 2 tahun, Sarjana, tidak boleh ada hubungan keluarga, baik dengan direksi maupun Komisaris lainnya dan harus bersertifikasi OJK. Dari segudang syarat itu, kebanyakan syarat sertifikasi OJK ini yang belum banyak di miliki calon pelamar, karena harus mengantongi pelatihan dengan 8 modul.
Bahkan yang ikut pelatihanpun sebut Tansya belum tentu lulus sertifikasinya. Seleksi ketat semacam inilah yang membuat Dewan Pengawas di BKPD Cilamaya ini lama tak terisi. "Kita kosong sudah sejak 2016, kita buka juga yang daftar itu mentok di sertifikasi OJK," ucapnya. 
Lebih jauh pria yang hobi melantunkan lagu-lagu lawas ini menambahkan, saat ini sudah ada dua orang yang sedang melamar di BKPD Cilamaya untuk jadi Dewan Pengawas, kabarnya saat ini masih proses pelatihan sertifikasi OJK, dari dua orang ini masih belum memiliki surat kelulusan dan apakah bisa diajukan fit and profer test nya walaupun belum memiliki sertifikat kelulusannya, ini masih dalam proses pertimbangan pembahasan. Yang jelas tandas Tansya, kedua orang ini akan diputuskan kelayakannya dalam Rapat Usaha Pemegang Saham (RUPS). Karena jangankan masuk RUPS, syarat kurang satu saja saat profer test, tidak bakalan lolos. "Ada dua orang yang sedang proses pelatihan sertifikasi OJK, kalau lulus nanti kelayakannya akan diputuskan dalam RUPS, semoga segera terisi," harapnya.
Semoga saja sambung Tansya, dengan syarat terpenuhi dan proses yang dilalui dalam penjaringan Dewan Pengawas yang gajinya 20 persen lebih rendah dibawah Direksi ini, bisa berjalan dengan lancar. Sehingga baik Direksi maupun Komisaris di BKPD ini terpenuhi standar manajemen organisasinya. "Semoga terisi segera, itu bisa lebih lengkap dan memenuhi standar kesehatan manajemen organisasi BKPD yang akan diguyur penyertaan modal Rp 2 miliar tahun ini," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template