Karawang Kekurangan Guru PNS - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Karawang Kekurangan Guru PNS

Karawang Kekurangan Guru PNS

Written By Admin Raka on Rabu, 28 Maret 2018 | 14.20.00

KARAWANG, RAKA - Berdasarkan E-Formasi Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada awal tahun 2018, Karawang telah mengusulkan kekurangan PNS sebanyak 6.000 orang. Dari kekosongan yang terjadi lebih mayoritas berada di bidang pendidikan.
Kepala BKPSDM Karawang Asep Aang Rahmatullah, S.STP.MP mengatakan itu kepada Radar Karawang, Selasa (27/3). "Paling banyak di bidang pendidikan yakni guru, sekarang kaitan dengan kebutuhan pasti guru PNS yang banyak dibutuhkan, ke dua kesehatan dan tenaga teknis lainya. Dari total 11.000 PNS yang ada hampir 68 persen adalah PNS guru," ujar Aang di ruang kerja.
Kata Aang, tahun ini pihaknya memastikan masih sama semua formasi prioritasnya adalah guru, karena guru yang paling banyak kekurangan. "Kita sudah ambil sampel di salah satu sekolah itu hanya ada PNS hanya satu di satu sekolah, padahal idealnya satu SD minimal setiap kelas 1 sampai 6 harus di isi guru PNS," ucapnya.
Lanjut Aang, kekurangan ini dengan alasan kebijakan yang telah ada saat ini, guru tidak boleh lagi lari ke struktural. Misalkan jadi Kasi atau Kabid dan Menpan, sudah melarang hal itu. "Alasannya karena guru kurang tapi guru yang ada malah dinaikin ke struktural, kalau terjadi ada sanksinya, dan bisa jadi Menpan akan tidak lagi membuka CPNS untuk guru," paparnya.
Dikatakan Aang, guru saat ini sudah tidak boleh lagi masuk kepada struktural atau kedinasan, karena guru harus dibiarkan menjadi guru yang bertugas mengajar. Misalkan guru jadi lurah atau jadi yang lainya. "Sekarang sudah tidak boleh. Untuk CPNS Karawang kita hanya memfasilitasi karena daftarnya sudah melalui Online," ujarnya.
Dilanjutkan Aang, hal ini bagus dilakukan untuk meredam informasi jika di Karawang pembukaan CPNS simpang siur jumlahnya, termasuk teknis kompetensi dasar (TKD) nya. "Kita hanya fasilitator, tes nya juga di provinsi. Sampai saat ini kita masih menunggu kepastian dari provinsi, bahkan ada kabar akan dilakukan studi banding ke Kalimantan Utara terlebih dahulu karena daerah itu  sudah terlebih dahulu melakukan tes CPNS," ucapnya.
Dilanjutkan Aang, informasi CPNS terakhir itu sekitar Januari lalu dan sudah dilakukan e-Formasi jika Karawang mengusulkan 6.000 usulan. "Untuk kewenangan ada dari Menpan, dasarnya karena belanja pegawai kita sekitar 28 persen jadi zona nya sangat aman. Kalau melihat yang sudah-sudah dari tren yang pensiun dengan rata-rata 400 sampai 500 per tahun, kemungkinan kuotanya tidak jauh dari jumlah itu, karena untuk menutupi yang pensiun," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template