Kadisdikpora Tantang Bongkar Pungli Seleksi Cakep - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kadisdikpora Tantang Bongkar Pungli Seleksi Cakep

Kadisdikpora Tantang Bongkar Pungli Seleksi Cakep

Written By Admin Raka on Sabtu, 24 Maret 2018 | 17.30.00

TEMPURAN, RAKA - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) H. Dadan Sugardan dengan entengnya menandaskan polemik calon kepala sekolah (cakep) SD dan SMP yang menuntut hak atas statusnya dianggap sudah selesai. 
"Gak ada ancaman demo dan hal-hal lain. Semuanya sudah kondusif dan bisa dimaklumi bersama soal adanya aturan PP 29 Tahun 2017 itu," ujarnya saat kunjungan di PKBM Nurul Huda, Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran, Jumat (23/3). Kendati demikian Dadan tidak mempersalahkan tuntutan calon kepsek yang meminta haknya. Hanya saja ada peraturan yang harus dipatuhi. 
"Menuntut hak itu adalah hal yang wajar dan dorongan kuat ingin memperjelas status bisa duduk sebagai Cakep juga di maklumi, namun lagi-lagi soal aturan gak memungkinkan untuk dilanggar bersama," terang Dadan. Hal itu juga sama dengan Pilkades, ketika yang habis jabatan tahun ini kemudian ada edaran agar tidak digelar Pilkades ditahun ini, apa boleh buat, terang Dadan, karena aturan manapun gak bisa menerobosnya.
Untuk itu sepanjang yang ia ketahui walaupun ada ancaman demo, kemudian para Cakep membuat grup forum tersendiri, ia yakin semuanya tidak akan ada masalah, karena semuanya sudah diberi pemahaman soal aturan ini. "Tidak ada masalah, kita yakin semuanya sudah faham kok," ucapnya.
Disinggung ancaman Cakep yang akan membongkar Pungli saat seleksi oleh oknum-oknum lingkungan dinas ditingkat kecamatan, Dadan mempersilahkannya, siapa dan oknumnya yang mana melakukan Pungli seleksi Cakep, bisa di cek sebut Dadan, apakah dirinya atau juga pejabat tingkat Kecamatan terlibat atau tidak. "Kalau orang dinas dianggap terlibat pungli seleksi Cakep, ya silahkan bisa di cek," tantangnya.
Saat disinggung alasan Penilaian Kerja Kepala Sekokah (PKKS) yang tak kunjung digelar bagi Kepsek yang priodesasi, mantan kadisbudpar ini menjanjikan bahwa pelaksanaannya pada bulan April mendatang. Dengan melibatkan tim diinternal pengawas, para Kepsek yang sebelumnya habis jabatan sejak Januari akan dinilai dan di grade profesional, nantinya akan nampak kelayakannnya, apakah dipertahankan dan berlanjut menjadi Kepsek, atau justru nilainya jeblok dan harus menanggalkan jabatannya. Itu semua akan diatur lewat penilaian PKKS ini. "Yang dinilai nanti bisa lolos semua atau juga bahkan tidak lolos sebagian atau semuanya, tergantung hasil," tandasnya. (rud)

Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template