Jokowi Dua Kali Batal ke Cilamaya, Panitia Rugi Ratusan Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jokowi Dua Kali Batal ke Cilamaya, Panitia Rugi Ratusan Juta

Jokowi Dua Kali Batal ke Cilamaya, Panitia Rugi Ratusan Juta

Written By Admin Raka on Jumat, 02 Maret 2018 | 12.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Untuk kali kedua, Presiden Joko Widodo batal mengunjungi Pondok Pesantren Asshidiqiyah Cilamaya. Sejumlah persiapan yang hampir matang, menjadi mentah lagi setelah orang nomor satu di Republik Indonesia itu membatalkan kegiatan peluncuran Program Kemitraan Ekonomi Umat kurang dari 24 jam sebelum acara dimulai.
Tak ayal, meski pihak pesantren tidak mengeluarkan biaya karena ditanggung donatur, seperti biaya tenda, bunga, podium hingga konsumsi untuk menyambut orang Istana, sudah dipastikan merugi ratusan juta rupiah. Pengasuh Pesantren Ashidiqiyah Karawang yang juga panitia lokal, Mohammad Iqbal mengatakan, dua kali persiapan penyambutan Jokowi, panitia sudah barang tentu menghabiskan biaya ratusan juta rupiah. Karena satu kali tenda berdiri satu paket dengan panggung, podium utama, kipas, kursi, sound system hingga spanduknya bisa menghabiskan Rp 100 juta. "Itu sudah berdiri di komplek pesantren. Namun, karena kena cas kursi tak terpakai dan pembatalan, biaya yang harus dikeluarkan hanya Rp 70 juta. Itu tinggal dikalikan saja dua kali persiapannya," ujarnya kepada Radar Karawang, Kamis (1/3).
Dia melanjutkan, panitia dari pesantren tidak ambil pusing, karena uang sewa paket tenda berasal dari para donatur. Pihak pesantren maupun pimpinannya sama sekali tidak mengeluarkan biaya untuk itu. "Kalau Jokowi datang dibanderol sampai tuntas itu ya Rp 100 jutaan, bisa dibayangkan dua kali batal kan," selorohnya.
Iqbal menambahkan, soal konsumsi, diakuinya memang sudah ada yang dipesan seperti buah-buahan dan kue ringan, namun semuanya dibatalkan. Kecuali makan saat menjamu puluhan protokoler Istana di komplek pesantren, seperti lauk pauk dan lainnya sudah tersedia, bahkan ratusan dus air mineral sudah disiapkan. Meski itu di luar biaya donatur, baginya itu merupakan ikromu dhoif (sedikit memuliakan) para tamu saja. "Konsumsi makanan itu mah menghormati tamu saja, kemarin protokoler sudah makan," ungkapnya.
Pantauan Radar Karawang, sehari sebelumnya, poster berupa baliho maupun spanduk ucapan selamat datang sudah banyak terpampang di sejumlah sudut wilayah Cilamaya dan Karawang. Namun, beberapa pemilik spanduk mencabutnya begitu mendapatkan kabar Presiden Jokowi batal melakukan kunjungan.
Pihak panitia sendiri, tidak menjelaskan alasan batalnya kunjungan Presiden yang akrab disapa Jokowi tersebut. Namun informasi yang diperoleh Radar Karawang, Kamis (1/3) pagi, Presiden memiliki agenda lain di Jakarta, diantaranya melantik Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru, Irjen Heru Winarko, menggantikan Komjen Budi Waseso yang memasuki masa pensiun.
Siang harinya, Presiden Joko Widodo juga menghadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta kepada Ketua MA Muhammad Hatta Ali untuk dapat membimbing hakim-hakim muda. (rud/rk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template