Jalan Tunggakjati Rawan Begal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Tunggakjati Rawan Begal

Jalan Tunggakjati Rawan Begal

Written By Admin Raka on Sabtu, 03 Maret 2018 | 19.00.00

KARAWANG, RAKA - Sampai sekarang masyarakat Kampung Kaceot, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, masih mengeluhkan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah mereka, terutama ruas jalan Tanjungpura menuju Rengasdengklok. Akibat kondisinya yang gelap diperlintasan itu kerap terjadi kecelakaan dan pembegalan. Warga berharap Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) memasang penerang jalan umum di ruas jalan tersebut.
"Saya sering mendapat laporan kejadian kecalakaan dan pembegalan di Jalan Kampung Kaceot, Kelurahan Tunggakjati menuju jalan ke kecamatan Rengasdengklok. Setiap hari bisa mencapai satu bahkan hingga tiga kasus," ujar Nana Nurhana, Ketua RT 10 RW 03, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, sekaligus tukang ojek motor yang setiap hari mangkal di pinggir jalan Tunggakjati.
Menurut Nana itu terjadi bukan cuma karena kondisi jalan yang gelap tetapi juga diperparah keadaan jalan yang rusak karena berlubang dan bergelombang. Apalagi sekarang ini, tingginya intensitas hujan membuat kondisi jalan banyak yang berlubang. "Kalau sebabnya karena kondisi jalan yang rusak memang, tetapi kecelakaan terjadi lebih lantaran kondisi jalannya aja yang gelap dan tidak melihat lubang jalan," ungkap Nana.
Karena, terang Nana, wajar saja terjadi kecelakaan selain kondisi gelapnya itu juga peluang bagi penjahat untuk melakukan aksinya. "Wajar sih, kalau di jalan itu suka banyak kecelakaan sama pembegalan. Soalnya sudah jalannya rusak, kondisinya juga gelap. Mestinya ada penerang jalan umumnya sehingga jalan terang," tandas Nana.
Adanya penerangan jalan umum, terang Nana, perlu disegerakan agar tidak ada lagi korban tewas karena tabrakan atau terpelanting gara-gara terjebak jalan berlubang dan bergelombang. "Kalau kondisinya terang, paling tidak pengendara motor bisa melihat lubang jalan dan bagian jalan yang bergelombang. Sehingga menghindarkan mereka dari celaka," tegas Nana.
Sementara itu, Emin (62) warga Desa Tunggakjati yang sering melintas di ruas jalan itu malam hari mengatakan, jalan di wilayahnya itu memang  rawan kecelakaan dan begal karena kondisinya yang gelap. Dia sendiri berharap pemerintah melakukan perbaikan terhadap jalan rusak tersebut, selain memasang penerang jalan umum. Sehingga pengendara motor yang melintasi jalan tersebut tidak merasa takut. "Seharusnya jalannya diperbaiki dan dikasih lampu penerang agar tidak terjadi kecelakaan dan  pembegalaan," pungkasnya. (acu)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template