Iwapa Ingin Pasar Rebo Dikelola Pemkab Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Iwapa Ingin Pasar Rebo Dikelola Pemkab Lagi

Iwapa Ingin Pasar Rebo Dikelola Pemkab Lagi

Written By Admin Raka on Kamis, 01 Maret 2018 | 17.15.00

PURWAKARTA,RAKA- Ikatan Warga Pasar (Iwapa) Rebo minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta kembali mengakomodir Pasar Rebo di bawah naungan pemkab. Pasalnya, penanganan kebersihan pasar pun saat ini dikelola oleh Iwapa setelah bermusyawarah dengan seluruh pedagang yang ada di Pasar Rebo.
Ketua Iwapa H. Zaenal Muttaqin mengatakan, sampai saat ini pengelolaan Pasar Rebo sejak ditinggalkan pemerintah sejak ditinggalkan pemerintah dikelola oleh Iwapa.
"Sampah dikelola oleh Iwapa, karena pemerintah menarik diri. Dulu kan masih ada polemik perpindahan pasar, sementara pedagang menolak diusir, lalu ditinggalkan lah pengelolaan kebersihan tersebut," jelas Zainal, kepada wartawan, Rabu (28/2).
Ia juga menjelaskan, ada rapat dari pedagang setelah pemerintah mengabaikan selama 3 hari hingga menyebabkan sampah menumpuk. "Dari musyawarah supaya dikelola dengan catatan harus mengambil biaya iuran dari pedagang. Kalau pada saat itu, kisaran 1000 untuk pengelolaan sampah per hari, termasuk iuran anggota," jelas ia.
Seluruh pengurus Iwapa, tambah Zainal, tidak ngambil gaji dari iuran, hanya saja iuran tersebut diperuntukan untuk kebersihan, keamanan, selebihnya diluar itu untuk dan santunan ketika ada kematian atau kalau ada anggota sakit termasuk kalau ada kegiatan temporal. "Jadi kadang-kadang kita juga gak diktator untuk iuran, ada yang punya 3 lapak ada yang bayar cuma 2, atau 1 setengah dengan jumlah seluruh pedagang berkisar 800," imbuhnya.
Zainal juga mengungkapkan, iuran tersebut pernah digunakan untuk membantu bencana alam. Bukan hanya untuk bencana lokal, bahkan sampai ke Gunung Merapi, Gunung Kelud, Magelang,  di Jawa Barat pernah menyumbang untuk banjir di Kabupaten Bandung, Karawang dan Subang. "Jadi, selain uang kas itu ada aliran kemasyarakatan, untuk sosial dan kemanusiaan," papar ia.
Lebih lanjut dia mengatakan, Untuk pengelolaan kebersihan bekerja sama dengan DKP untuk pengangkutan sampah, kalau petugas kebersihannya Iwapa yang menyediakan. "Tetap yang namanya masyarakat kita ingin kedepan dikelola lagi oleh pemda, sebagai mana tugas dan kewajibannya, kita sebetulnya terbebani dengan pengelolaan ini. Kita kan hanya bertugas untuk berdagang. Cuma kalau ada kebijakan yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat terpaksa harus dikritisi. Hanya pemerintah yang benar-benar melindungi kebaikan masyarakat," jelasnya.
Ia juga berharap, kepada pemerintah, siapa pun yang menang dalam pilkada memperhatikan masyarakat kecil. Ia menilai, pasar tradisional punya sejarah dan kultur, juga nilai sosial kemasyarakatan yang mesti dipertahankan. "Karena pengaruh pasar modern berdampak besar untuk persaingan dagang, jangan cuma mau jadi minta dukungan sama masyarakat terus lupa yang selama ini dimarjinalkan dan tidak terurus," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template