HGU Pedagang Pasar Talagasari Dibatasi 25 Tahun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » HGU Pedagang Pasar Talagasari Dibatasi 25 Tahun

HGU Pedagang Pasar Talagasari Dibatasi 25 Tahun

Written By Angga Praditya on Jumat, 30 Maret 2018 | 10.30.00

TELAGASARI, RAKA - Pengelola Pasar Desa Talagasari membatasi Hak Guna Usaha (HGU) pedagang hanya 25 tahun sejak pasar itu berdiri pada 1986 lalu. Namun,  Pasar aset pemerintah desa ini masih belum diperbaharui hak guna pakai sampai 33 tahun terakhir. Akibatnya, selain sulit melakukan revitalisasi pasar yang sudah semerawut tata kelolanya, juga berpengaruh pada pemasukan PAD desa yang hanya mengandalkan pengamanan dan iuran kios saja.
Dikatakan Sekdes Talagasari, Ono Rustono, Pasar Desa Talagasari kondisinya sudah semakin becek dan lapuk. Sempat di lombakan dan hanya bisa merehab drainase Rp 30 juta, pasar seluas kurang dari 1 hektar tersebut kenyataannya sulit direvitalisasi total seperti pasar Pemda pada umumnya. Sebab, Pemerintah Desa selama ini hanya dapati pemasukan kurang dari Rp 1 juta setiap hari, baik dari iuran 250 Kios Rp 2 ribuan perhari, parkir dan PKL hingga kios luar pasar.
Biaya itu, dihimpun oleh bendahara pasar dan dialokasikan langsung untuk Pengamanan, Kebersihan pasar dan lainnya, sementara desa hanya mendapati sedikit saja dari PADes pasar tersebut. "Sejuta sehari kalau gak hujan, itu cuma dari kios dan parkir saja, alokasi juga kan buat pengamanan dan kebersihan pasar juga," katanya.
Mengapa tidak bisa menggali potensi lebih dari pasar, karena sebut Ono, selama ini Kios yang dihuni pedagang yang rata-rata luar Desa Talagasari itu ogah memperbaharui HGU yang sebenarnya sudah habis kontraknya. Sebab, sejak 1986, kios Hak guna pakainya hanya 25 tahun, sementara saat ini sudah 33 tahun. Padahal, ia ingin ada revitalisasi Pasar dan membenahi tata kelola pasar Talagasari lebih rapi, sebab dari HGU itu bisa dapati cicilan lazimnya perumahan yang bisa menghimpun uang untuk kembali merapihkan kios-kiosnya. Namun, sebut Ono, ketiadaan bukti HGU tertulis sejak 1986 hingga pedagangnya yang enggan di relokasi sementara, membuatnya kesulitan mewujudkam revitalisasi pasar desa ini.
"HGU sudah lewat 25 tahun, tapi gak ada yang mau memperbaharui, kita bagaimana mau bisa bangun pasar lebih asri," Katanya. Dulu, yang kontrak HGU dibanderol harga Rp 1,7 jutaan, kalau sekarang bisa mencapai Rp 75 jutaan perkiosnya dengan cicilan bisa 1-2 tahun seperti perumahan. Sayangnya hal itu masih kesulitan diwujudkan karena jangankan niat perpanjangan HGU, tarif iuran kios dan parkir dinaikan saja masih tetap ramai.
Untuk itu, ia meminya arahan dan pembinaan dari DPMPD soal solusi hal ini, sebab, dibanding dengan Pasar Desa Kosambi, Pasar Desa Talagasari lebih banyak menguntungkan sepihak, disatu sisi memang desa juga butuh pemasukan untuk membangun pasar lebih baik lagi. "Jangankan perpanjang kontrak HGU, naikin tarif Rp 500 saja buat kebersihan dan pengamanan sudah recet," sesalnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template