Hasil Panen Petani Sulit Dijual - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Hasil Panen Petani Sulit Dijual

Hasil Panen Petani Sulit Dijual

Written By Admin Raka on Kamis, 29 Maret 2018 | 16.30.00

Jalan dan Jembatan Kalijeruk Rusak

PURWASARI, RAKA - Buruknya fasilitas infratruktur di sebuah wilayah tidak hanya berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat saja namun juga berpengaruh dalam kehidupan mereka. Tengok saja nasib para petani di Dusun Kalijeruk Desa Darowolong Kecamatan Purwasari, akibat buruknya jalan di sepanjang jalan pertanian berdampak pada hasil penen mereka.
Engkos (48), salah satu petani warga Dusun Kalijeruk Desa Darawolong mengaku, hampir setiap musim panen berbagai kesulitan dialami para petani. Sebab, jalan yang kerap dilalui para petani sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat dan roda dua. "Jalannya rusak semua, motor masih mending bisa walaupun agak susah, kalau mobil sudah tidak bisa lewat sini jembatannya juga sudah rusak," ucapnya.
Dampak dari buruknya infrastruktur tersebut justru menghambat kerja para petani di sawah. Bayangkan saja kata Engkos jangankan untuk musim panen untuk aktivitas sehari-hari saja sulit dilalui. Maka tak heran jika penghasilan dari panen para petani sulit untuk diperjualbelikan karena buruknya jalan. "Ada yang beli juga minta harganya turun karena itu jalan yang dilaluinya rusak tidak bisa pake mobil kalau pake motorkan biayanya juga lebih besar," akunya.
Hal serupa juga disampaikan, Muhidin (45) teman satu profesinya itu juga meminta agar pihak pemerintah bisa memantau langsung ke lokasi dan mengetahui kondisi yang dialami oleh para petani. Jika perlu para pejabat kata dia, menjadi petani pelosok yang tinggal di sebuah wilayah yang buruk. "Mereka pejabatan kan tidak tahu yang kita alami, kalau mau datang kesini," ajaknya.
Dia juga berharap agar pemerintah bisa memperbaiki kondisi jalan rusak di sepanjang jalan Kalijeruk yang merupakan satu-satunya alat transportasi bagi warga. Jangankan petani setiap warga yang melintasi jalan menjelang sore saja sudah tidak bisa digunakan. "Kalau malem jarang ada yang mau lewat sini, sudah jalannya rusak gelap lagi takut ada begal," jelasnya.
Hal serupa juga disampaikan Elah (37), salah satu pemilik warung diujung jalan Kalijeruk ini juga bercerita bahwa sampai saat ini kondisi jalan belum sama sekali tersentuh bantuan dari pemerintah untuk dilakuka  perbaikan. Lihat saja jalan yang masih menggunakan batu dan tanah itu masih nampak jelas. "Dari dulu belum pernah ada perbaikan maupun pembangunan jalan disini," terangnya.
Sementara Kepala UPTD Pertanian Purwasari, Nana Sutisna saat didatangi di kantornya nampak tidak terlihat satu petugas pertanian yang masuk bekerja. Entah kenapa yang jelas menurut salah satu warga dan petugas kepolisian di Purwasari kantor tersebut tidak pernah berpenghuni. "Jangan ditanya dari dulu tidak ada yang kerja disitu mah kosong aja," ucap salah satu petugas kepolisian. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template