Diperkosa Lalu Dirampok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Diperkosa Lalu Dirampok

Diperkosa Lalu Dirampok

Written By Admin Raka on Kamis, 15 Maret 2018 | 18.58.00

Korban Dibuang Dekat Kuburan

KOTABARU,RAKA - Malang nian nasib seorang ibu rumah tangga berinisial WTN (30) warga Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek. Dia dirampok sekaligus diperkosa oleh dua orang tidak dikenal, setelah sebelumnya dicekoki minuman keras hingga tidak sadarkan diri, Rabu (14/3) dini hari.
Ditemui Radar Karawang di kediamannya sekitar pukul 21.30 WIB, Rabu (14/3), WTN yang saat itu baru pulang dari Polsek Kotabaru mengatakan, kondisinya masih pusing dan lemas. Para keluarganya yang berkumpul di kediaman korban, terlihat kesal terhadap pelaku yang tega berbuat bejat seperti itu.
Awalnya kata WTN, saat pulang dari kediaman rumah temannya yang berada di daerah Kopo sekitar pukul 02.00, tiba-tiba ada dua orang laki-laki berkendara motor Yamaha Vixion menghampirinya dan mengajak untuk pulang bersama. Entah apa yang membuatnya tidak bisa menolak. Saat di perjalanan, dia merasa ada sesuatu yang janggal. Karena dirinya diajak berputar-putar, hingga akhirnya berhenti di salah satu tempat penjualan handphone di daerah Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru. Sementara itu, kedua orang pria yang tidak dikenalnya tersebut menawari air minum. Sedangkan keduanya berbincang-bincang dengan pemilik counter tersebut. "Saya pas dibawa ke daerah Simpang (Jomin) yang di jalan deket jalan kereta itu, Daringo kalau tidak salah, dia (pelaku) nemui pemilik usaha servis handphone. Abis itu saya dikasih minuman air dari botol mineral, pas gitu saya tidak tau lagi. Bangun-bangun saya ada di kebun yang dekat pemakaman gitu di bawah pohon, dengan kondisi bugil, uang Rp 400 ribu serta handphone saya ilang," ucapnya.
Ia melanjutkan, saat tersadar, untungnya banyak warga yang menolongnya saat dirinya terbaring lemas dan bergerak sambil merayap. "Mungkin awalnya saya dianggap orang gila karena saya tidak menggunakan pakaian apapun. Cuma saya bilang saya bukan orang gila, akhirnya RT di daerah  Jomin itu menolong dan membawa ke puskesmas. Setelah itu ke kantor Polsek Kotabaru. Namun saya dibawa ke RSUD untuk divisum," katanya.
Saat dirinya mulai dapat memberikan keterangan di kantor Polsek Kotabaru, akhirnya pemilik counter HP yang pada malam jahanam itu ditemui kedua pelaku, diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. "Pas tadi juga saya pulang dari RSUD dan langsung datang ke kantor polsek, ada orang yang benerin HP itu. Namanya pak Jalal, dia lagi diperiksa polisi juga," ucapnya.
Menurutnya berdasarkan informasi dari kepolisian, kasus yang dialaminya bisa menjerak pelaku dengan pasal berlapis yaitu pemerkosaan dan perampokan serta kekerasan. "Saya ada luka di bagian tangan kanan, kayaknya diseret gitu pas saya tidak sadar. Ini udah divisum," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kotabaru Ipda Asep Nugraha menyampaikan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. "Ini masih dalam pemeriksaan kami. Jadi kasus ini masih dalam penyelidikan. Nanti kepastiannya kita kabari lagi. Sementara korban sudah dilakukan visum di RSUD Karawang," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template