Di Karawang, Kapolda Singgung Kasus Suap Panwaslu Garut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Di Karawang, Kapolda Singgung Kasus Suap Panwaslu Garut

Di Karawang, Kapolda Singgung Kasus Suap Panwaslu Garut

Written By Admin Raka on Kamis, 08 Maret 2018 | 19.07.00

KARAWANG, RALA - Polres Karawang dan Pemerintah Kabupaten Karawang diminta menjaga kondusifitas menjelang pemilihan gubernur Jawa Barat. Hal itu dikatakan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat menghadiri peluncuran Da'i Kamtibmas Polres Karawang dan deklarasi damai pilkada Jawa Barat 2018 di Markas Polres Karawang, Rabu (7/3) kemarin.
Agung mengatakan, deklarasi damai di Kabupaten Karawang baru dilakukan setelah sebelumnya Garut, Cirebon, dan Bandung. "Besok (hari ini) di Purwakarta," ujarnya.
Ia melanjutkan, Polri dan TNI arus bersikap netral. Dia juga menghimbau Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pilkada dan wasitnya Panwaslu juga harus netral. "Sehingga bisa melahirkan pemimpin yang betul tercipta dari masyarakat," tuturnya.
Disinggung mengenai situasi kamtibmas di Jawa Barat, Agung mengatakan, dalam satu bulan terakhir ada 19 orang penebar berita hoaks. "Baru 13 pelaku yang diproses hukum karena melanggar IT. Lainnya sifatnya ringan, kita lakukan pembinaan," ujarnya. 
Dari kejadian penyebaran informasi hoaks, kata Kapolda, motif para pelaku ada yang mengarah ke salah satu bakal calon. "Tapi kita harus buktikan kadang-kadang hasil pemeriksaan harus dikroscek dulu dan kita dalami. Termasuk juga yang kejadian di Garut, mengenai ketua Panwaslu yang sedang diproses hukum karena mendapatkan aliran dana, dari siapa yang mnyuruh masih terus didalami," ungkapya.
Dia juga sudah siapkan da'i kamtibmas agar masyarakat memiliki rasa aman, nyaman dan bisa terlindungi. "Di Karawang ada 300 (da'i kamtibmas)," tuturnya.
Sedangkan soal keamanan di Karawang, yang belakangan ini Tim Anaconda Resmob Karawang sudah menembak sedikitnya sembilan begal, Agung mengatakan tindakan tegas terukur di Jawa Barat telah dilakukan. "Semua sudah laksanakan penegasan tindakan terukur. Terjadi pagi di Bandung kejadian perampokan korban sampai meninggal dunia, terpaksa dilakukan tegas terukur juga. Mayat di RS sartika. Semua harus bebas dari kriminalitas. Semua harus seperti itu," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template