Datang Langsung ke Masyarakat Lebih Efisien - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Datang Langsung ke Masyarakat Lebih Efisien

Datang Langsung ke Masyarakat Lebih Efisien

Written By Admin Raka on Senin, 12 Maret 2018 | 13.15.00

PURWAKARTA,RAKA- Bagi sejumlah calon yang akan bertarung di pilkada, mungkin biaya untuk kampanye cukup besar. Namun, tidak dengan Dedi Mulyadi. Calon Wakil Gubernur Jawa Barat ini, punya cara untuk menekan biaya kampanye, salah satunya dengan datang langsung ke masyarakat.
Dedi Mulyadi yang juga seorang petani dan peternak ini tidak menampik bahwa untuk bertarung di Pilgub Jabar membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Akan tetapi, menurut dia, untuk menjadi populer di Jawa Barat tidak membutuhkan biaya puluhan apalagi ratusan miliar. "Kata siapa butuh biaya puluhan atau ratusan miliar? Saya kira begini, komunikasi langsung dengan warga, itu jauh lebih efektif. Paling hanya butuh buat bensin dan makan beberapa kawan yang ikut. Itu tidak terlalu besar," ungkapnya, akhir pekan lalu.
Alam menurut dia, kembali berbicara, pola direct touch atau sentuhan langsung yang ia lakukan mampu menciptakan simpul relawan dengan sendirinya. Kini, Dedi Mulyadi tidak perlu menawar-nawarkan diri untuk berkunjung ke daerah karena justru masyarakat di daerah yang ingin dikunjungi. "Ya, berjalan saja, alamiah, saya lebih banyak menggunakan waktu untuk memenuhi undangan warga," paparnya.
Dedi yang memiliki nomor urut 4 ini mengaku, jika dirinya memiliki lawan terberat di Pilgub Jawa Barat. Anehnya, ternyata lawan tersebut bukan berasal dari pasangan calon lain dalam perhelatan demokrasi lima tahunan itu. Pria yang lekat dengan iket Sunda jenis makutawangsa itu mengatakan, lawan terberatnya adalah dirinya sendiri.
"Lawan terberat kita bukan pasangan nomor satu, dua atau tiga di Pilgub Jabar. Lawan terberat saya adalah diri kita sendiri. Artinya, visi dan program kita akan diuji oleh masyarakat sebelum diterima. Kemudian, ikhtiar dan kerja keras kita juga diuji," kata Dedi.
Menurut Dedi, latar belakang dirinya yang tumbuh dari lingkungan pedesaan dan keadaan ekonomi pas-pasan merupakan modal utama. Faktor tersebut menjadikan dia peka terhadap kondisi umum masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian. “Ya, kita mah orang kampung. Tetapi, justru karena itu ada kepekaan alamiah yang tumbuh,” ungkapnya.
Selama dua periode memimpin Kabupaten Purwakarta, Dedi Mulyadi memang sangat memperhatikan keluhan dan kebutuhan masyarakat di kampung. Berbagai kebijakan telah diberlakukan dan tersistem. Sehingga, penerusnya di Purwakarta hanya tinggal melanjutkan. Beberapa diantaranya yaitu, sistem layanan kesehatan berbasis online, ambulance on call 24 jam dan sistem pendidikan berkarakter. Selain itu, pembangunan infrastruktur desa, ruang publik di desa dan di kota serta akulturasi kultur Sunda dengan perkembangan teknologi. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template