Cegah Pencemaran Air - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cegah Pencemaran Air

Cegah Pencemaran Air

Written By Admin Raka on Sabtu, 31 Maret 2018 | 17.00.00

Situ Kamojing Ditanami Pohon dan Ditaburi Bibit Ikan

CIKAMPEK, RAKA - Sebanyak 35 ribu bibit ikan kecil serta 350 bibit pohon ditebar di Situ Kamojing, Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kamis (29/3) kemarin. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Air se dunia XXVI Tahun 2018 dan masyarakat diharapkan bisa menjaga kebersihan sungai agar tidak tercemar.
Ketua Pelaksana peringatan hari air se dunia  XXVI Suwarno menyampaikan, kegiatan memperingati hari air sedunia ke 26 di tahun 2018 ini, dilakukan dengan gerakan menanam pohon serta penebaran ikan di Situ Kamojing. Hal ini diperuntukan agar kebersihan serta keindahan situ dapat terjaga secara baik. "Kalau untuk penanaman pohon itu sebanyak 350 pohon yang berbeda seperti mahoni, gluweh, mangga dan pohon lainnya ini ditanam disekitarann area Situ Kamojing, kemudian 36 ribu ikan ditebar juga di situ," ungkap Suwarno kepada Radar Karawang, di sela-sela kegiatan, Kamis (29/3).
Tidak hanya itu, ia melanjutkan, dalam peringatan Hari Air se dunia itu berbagai pihak ikuit terlibat mulai dari pemerintah hingga masyarakat melakukan penandatanganan petisi dalam menyelamatkan sungai citarum. "Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum melakukan penandatanganan petisi selamatkan Sungai Citarum," ucapnya.
Sementara itu, Kepala BBWS Citarum Yuda Megiawan mengatakan, Sungai Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat, dengan mengalir sepanjang 300 kilo meter dan melalui 12 kota/kabupaten yang ada di Jawa Barat sehingga Citarum merupakan sumber air bagi masyarakat. "Air Sungai Citarum harus diselamatkan sedini mungkin karena pemanfaatan air Sungai Citarum pun beragam. Mulai dari kebutuhan industri, pertanian, hingga konsumsi masyarakat," katanya.
Namun sangat disayangkan, meski sungai Citarum memiliki peran vital dalam industri dan kehidupan masyarakat, kondisi Sungai Citarum saat ini justru memprihatinkan. Maka dari itu, pengolaan sumber daya air agar dapat kembali bersih sudah menjadi tugas yang meski diemban PJT II dalam melakukan normalisasi aliran sungai. "Agar fungsi air dapat dijaga, serta tema citarum harum dapat tercapai, kondisi pencemaran tidak terjadi di sumber airnya di hulu melainkan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS), harus segera dinormalisasikan dan dibersihkan semuanya," jelasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya penanaman pohon serta penebaran bibit ikan di Situ Kamojing tersebut, diharapkan bukan sebatas simbolis saja. Akan tetapi, harus menjadikan kepedulian masyarakat di wilayah ini untuk ditingkatkan dalam menjaga serta merawatnya. "Jika tidak ada partisipasi dari masyarakat, maka upaya pemerintah untuk menyelamatkan Sungai Citarum pun tidak akan berhasil, makanya untuk perawatan pohon serta ikan yang sudah ditebar dan ditanam di sini, kita akan coba libatkan pengelola lokal dalam perawatannya nanti," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template