Camat Diminta Perintahkan Anak Buah Ambil KTP - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Camat Diminta Perintahkan Anak Buah Ambil KTP

Camat Diminta Perintahkan Anak Buah Ambil KTP

Written By Admin Raka on Rabu, 28 Maret 2018 | 14.45.00

KARAWANG, RAKA - Sebanyak 2066 lembar Kartu Tanda Penduduk elektronik siap didistribusikan di 21 kecamatan. Dari puluhan daerah edar tersebut Kecamatan Telagasari dengan jumlah 15 paling sedikit cetakan KTP nya, sedang Jatisari yang mencapai 221 KTP tercatat sebagai kecamatan paling banyak cetakan KTP nya, disusul Kecamatan Pedes sebanyak 220 KTP elektronik. 
Hal itu diungkapkan Kabib Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Lilis Jayasutisna kepada Radar Karawang, Selasa (27/3). Lilis menyebutkan jika saat ini kartu tanda penduduk yang siap edar
 kemasyarakat itu masih berada di Diddukcapil. "KTP-el untuk bulan February 2017 sudah siap untuk dimiliki masyarakat hanya sampai saat ini memang belum semuanya berhasil dicetak," ujarnya di ruang kerjanya.
Hanya saja, Lilis merasa heran, kartu identitas tersebut sudah siap dimiliki tetapi sampai sekarang belum ada aparatur kecamatan masing-masing yang mengambil tanda kewarganegaraan itu. Padahal masyarakt amat membutuhkannya untuk berbagai keperluan. "Dari 21 kecamatan yang telah selesai pencetakan KTP nya, belum sama sekali ada yang mengambil. Entah apa yang menjadi alasan petugas kecamatan masih menunda-nunda pengambilan," tandasnya.
Lilis tidak mengatakan untuk meminta camat memerintahkan anak buahnya mengambil KTP warganya masing-masing yang masih berada di Disdukcapil, tetapi mestinya itupun menjadi kepekaan bagi camat untuk peduli terhadap kebutuhan warganya. Bahkan untuk cetakan Januari saja, sebut Lilis, dia masih ragu apakah sudah sampai ke warganya masing-masing. "Untuk pengambilan Januari saja kita masih akan evaluasi, apakah sudah sampai kemasyarakat atau belum. Upaya dari kita terus melakukan monitoring,"  ujarnya.
Ditambahkan Lilis, untuk warga Karawang yang belum melakukan perekaman KTP-el, dari hasil terakhir yang dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh Komisi Pemilihan Umum yang dilaporkan ke Disdukcapil. "Ada sebanyak 33.356 warga Karawang yang belum melakukan perekaman versi KPU," ujarnya.
Kata Lilis, pihaknya terus mendorong teman-temannya di pemerintah kecamatan dan desa untuk dapat terus mendorong warganya disetiap wilayah agar berupaya terus menyadarkan masyarakat melakukan perekaman KTP. "Kita akan sebarkan jika informasi yang kita himpun jumlah warga karawang masih banyak yang belum melakukan perekaman, camat dan kades dimohon untuk lebih aktif mengundang masyarakat dalam melakukan perekaman," ujarnya. Karena lanjut Lilis, setiap warga negara wajib hukumnya memiliki dokumen kependudukan sepenti akta kelahiran dan kartu keluarga. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template