Bocah 4 Tahun Tewas Tenggelam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bocah 4 Tahun Tewas Tenggelam

Bocah 4 Tahun Tewas Tenggelam

Written By Admin Raka on Selasa, 27 Maret 2018 | 17.00.00

RENGASDENGKLOK, RAKA- Setelah sebelumnya Muhamad Kafi Rizki (10) asal Desa Dewisari menjadi korban tertusuk dahan pohon, Senin (26/3) kemarin seorang bocah tenggelam yang juga asal Desa Dewisari, Kikan berusia 4 tahun ditemukan mengambang di aliran irigasi Dusun Bubulak, RT 13/05, Desa Medangasem, Kecamatan Jayakerta.
Diketahui, korban asal warga Dusun Pacing Utara, RT 08/03, Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok mengambang sekitar pukul 11.00 di saluran irigasi wilayah PJT 2 Rengasdengklok-Batujaya. Korban yang hanya tinggal bersama neneknya tersebut ditemukan oleh seorang pedagang, Ratna (35) yang sedang melintas di jembatan Dusun Bubulak, Desa Medangasem, ia mengaku melihat sesosok bocah dalam keadaan mengambang. Setelah diangkat oleh warga, seorang kakek mengaku bahwa korban mengambang tersebut merupakan cucunya.
Menurut anggota LPM yang berada di TKP, Misar, korban terjatuh ke aliran irigasi yang saat itu kondisi airnya sedang dalam keadaan luber. Di duga, korban terpeleset sebelum terjatuh ke irigasi. "Di tanggul irigasi itukan posisinya di pasang turap, karena jalan tanggulnya kotor, kayanya korban lebih memilih jalan di atas turap," ujarnya, kepada Radar Karawang.
Di tempat yang sama, Gunawan (38), salah satu keluarga korban, mengaku tidak ada di TKP saat kejadian, namun, menurut penuturan neneknya, sebelum korban terjatuh dan tenggelam pun sempat pulang ke rumah setelah buang air besar (BAB). Namun keluar lagi, dan mengaku hendak main. "Gak tahu kalau kejadiannya bakal seperti ini, ini murni musibah," ucapnya.
Adapun korban tinggal bersama neneknya di rumah, karena Nurlela, ibu korban sedang bekerja di Jakarta, sedangkan Agus, ayah korban berada di Bali. Untuk mengetahui keadaannya, setelah dievakuasi, korban langsung di bawa ke Puskesmas Medangasem untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, kondisi korban sudah tak bernafas. Pihak keluarga menganggap hal tersebut merupaka murni kecelakaan, dan membuat pernyataan bersama pihak Kepolisian Rengasdengklok yang meninjau langsung ke TKP, agar tidak di lakukan otopsi. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template