Bentuk Lembaga Pengawas Cikarangelam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bentuk Lembaga Pengawas Cikarangelam

Bentuk Lembaga Pengawas Cikarangelam

Written By Admin Raka on Kamis, 08 Maret 2018 | 19.13.00

Atasi Banjir Rutin Cikampek

CIKAMPEK, RAKA - Cikampek menjadi kecamatan yang rutin dilanda banjir, sementara sumber banjir berasal dari sungai cikaranggelam yang meluap karena tidak bisa menampung debit air yang tinggi terutama saat musim penghujan tiba. Oleh karenanya, anggota DPRD Karawang H Acep Suyatna menyarankan agar dibentuk lembaga khusus untuk menangani persoalan cikaranggelam.
"Harus dibentuk lembaganya, untuk mengawasi cikaranggelam, terutama untuk mencegah warga yang buang sampah sembarangan," kata politisi PKB ini.
Menurutnya, salah satu penyebab banjir cikampek adalah karena banyaknya sampah yang dibuang di sungai cikaranggelam. Sehingga sampah tersebut kemudian memadati sipon yang ada di Perum BMI dan karena aliran airnya tersendat akhirnya meluap ke pemukiman warga. "Kalau sungainya bebas dari sampah setidaknya bisa mengurangi banjir," ujarnya.
Dia sendiri mencontohkan, di Jatisari sudah terbentuk lembaga yang fokus menggarap soal kebersihan lingkungan, termasuk upaya untuk membebaskan sungai Cilamaya dari sampah dan limbah. "Itu langkah yang bagus, warga Cikampek juga harus bisa seperti itu," ujarnya.
Dia juga menceritakan, lembaga yang ada di Jatisari sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, bahkan mendapatkan bantuan perahu karet untuk melakukan patroli sungai. Kalau Cikampek melakukan hal serupa, maka sungai Cikaranggelam bisa dipantau setiap saat. "Terus kesadaran masyarakatnya juga harus dibentuk. Agar tidak membuang sampah ke sungai," sarannya.
Sementara tokoh masyarakat Cikampek Yusuf Nurwenda menyampaikan, setiap tahun Cikampek memang selalu mengalami banjir, penyebab banjirnya sendiri adalah memang karena sungai cikranggelam yang tidak bisa menampung debit air yang tinggi terutama saat musim penghujan tiba. "Makanya pemerintah desa, kecamatan, termasuk PJT, masyarakat dan yang lainnya ada rutib membersihkan sampah di sipon cikaranggelam," ujar mantan Kepala Desa Dawuan Tengah ini.
Tapi sejauh ini, langkah yang dilakukan oleh berbagai pihak itu ternyata masih belum bisa mengatasi persoalan banjir di Cikampek. Oleh karenanya harus ada kajian khusus yang dilakukan oleh ahli tata ruang atau perkotaan untuk bisa mengatasi banjir yang ada. "Kalau menurut saya, harusnya posisi sungai cikaranggelam alirannya berada di atas aliran irigasi. Kayak yang di Gamon perbatasan Karawang - Subang. kalu inikan sungai cikaranggelamnya mengalir di bawah irigasi," Ujarnya.
Meski demikian, dia juga sepakat jika ada lembaga khusus yang melakukan pengawasan terhadap sungai cikaranggelam. Terlebih jika ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan, bisa langsung diberikan sanksi. "Jadi nanti sungainya bersih, dan warga juga takut untuk membuang sampah ke sungai," pungkasnya.(zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template