Begal Bergolok Ditembak di Tempuran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Begal Bergolok Ditembak di Tempuran

Begal Bergolok Ditembak di Tempuran

Written By Admin Raka on Sabtu, 03 Maret 2018 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Kematian delapan orang begal sejak AKBP Hendy F Kurniawan menjadi Kapolres Karawang, rupanya belum cukup menciutkan nyali bandit jalanan itu untuk berhenti melakukan tindakan kejahatan.
Buktinya, dalam aksi penangkapan FR (24) di wilayah Tempuran, pelaku masih berani mengeluarkan golok dan menyerang Tim Anaconda. Hasilnya. Sudah pasti timah panas dimuntahkan pistol petugas kepolisian. FR yang diketahui warga Tempuran yang juga residivis itu meregang nyawa saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang. Penangkapan FR itupun tidak lepas dari pengembangan kasus yang membelit YK (23) warga Kecamatan Majalaya, yang sebelumnya berhasil ditangkap. "Jajaran kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas terukur, tembak kaki atau mati bagi siapapun yang melakukan kejahatan dan melakukan perlawanan (terhadap petugas)," ujar Hendy di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Kabupaten Karawang, Jumat (2/3) kemarin.
Ia melanjutkan, saat FR berusaha ditangkap petugas, dia melakukan penyerangan dengan sebilah golok. "Akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur, dengan cara memberikan tembakan kepada tersangka. Saat perjalan ke rumah sakit tersangka meninggal dunia," tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Karawang Kota Kompol Iwan RS menyampaikan, kasus yang dilakukan tersangka mirip dengan begal yang seolah profesional. Sebab pelaku merupakan residivis tahun 2016 lalu, dan kembali lagi melakukan hal yang sama. "Pelaku residivis 2016 yang pernah ditangkap akibat curanmor. Namun bersangkutan melakukan lagi. Dan terakhir beraksi di Plawad," ujarnya.
Kanit Reskrim Polsek Karawang Kota Iptu Yoga Prayoga menyampaikan, semua pelaku berjumlah 5 orang. Satu diantaranya telah tewas. Dan satu orang berhasil diamankan. "Semuanya ada 5 orang, 3 orang residivis, dan 2 orang lainya adalah perempuan," ujarnya.
Dari beberapa laporan kasus yang ada, para pelaku banyak melakukan modus operasi seperti memepet korban. "Cara lainnya, pelaku perempuan berpura-pura meminta bantuan di pinggir jalan pada malam hari. Namun saat akan menolong justru yang menolong jadi korban pembegalan," ungkapnya.(apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template