Angin Kencang Sapu Kampung Babakan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Angin Kencang Sapu Kampung Babakan

Angin Kencang Sapu Kampung Babakan

Written By Admin Raka on Jumat, 23 Maret 2018 | 19.37.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Tidak sampai menimbulkan kerusakan, apalagi menerbangkan genteng dan merubuhkan bangunan, namun hempasan angin kencang disusul hujan deras dan petir sempat membuat panik warga Kampung Babakan, Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kamis (22/3) siang. Warga yang ketika itu berada di jalan spontan berhamburan mencari perlindungan ke rumah terdekat.
"Kami tidak menyangka kalau cuaca berubah drastis dari panas mendadak mendung. Cuma selang hitungan menit langsung terdengar petir sebelum mendadak datang angin kencang. Hiiy, ngeri," ucap Uwi (30) warga Kampung Babakan. Ketia itu ibu rumah tangga itu baru usai menjemur pakaian dan akan dilanjutkan menjemur makanan kering di halaman rumahnya.
Uwi menuturkan, dia spontan panik begitu terdengar suara angin menderu dan menerbangkan pakaian yang baru dijemurnya. Tidak sampai semenit angin itu datang mendatang hujan turun didahului suara petir keras sekali. "Saya baru memunguti pakaian yang berterbangan waktu tiba-tiba hujan turun, dan sempat kaget waktu mendengar petir. Tapi untungnya saya sudah mengumpulkan semua pakaian yang berterbangan. Jadi langsung lari aja ke dalam rumah," terang Uwi.
Uwi mengatakan sempat menyaksikan warga lainnya berlarian saking paniknya begitu angin kencang datang. Warga yang kebetulan sedang berada di jalan raya pun langsung berlindung di rumah-rumah warga terdekat. "Untungnya angin kencangnya cuma sebentar jadi tidak sampai menimbulkan kerusakan disini. Cuma barang-barang kecil saja di dalam warung yang terjatuh karena terhempas angin," tuturnya.
Hal senada diungkapkan Fitria (28) pemilik warung kelontong dipinggir jalan Kampung Babakan. Dia juga panik begitu warungnya diterjang angin kencang. Fitria memilih tetap bertahan di dalam warung karena takut keluar warung. "Ngeri lihat anginnya. Suaranya keras, saya pilih di dalam warung saja meski banyak toples dagangan di dalam warung saya yang terjatuh," ucap Fitria.
Fitria mengaku tidak menyangka bakal ada angin kencang yang menerjang warungnya apalagi mengira akan turun hujan. Soalnya cuaca sebelumnya terang benderang malah panas. "Saya tadi nunggu warung sambil menyetrika pakaian. Tahu-tahu, ada suara keras dan toples-toples permen yang saya pajang semuanya berhamburan," terangnya.
Fitria sendiri baru nyadar saat itu ada angin kencang setelah terdengar teriakan-teriakan panik ibu-ibu di luar warung. Ibu-ibu itu mengingatkan supaya yang sedang menjemur pakaian dan barang-barangnya supaya diangkat. "Pakaian angkat! Pakaian angkat!" Fitria mengulang teriakan-teriakan panik yang didengarnya saat itu.
Sementara Hj. Rasem (47) malah ketiban apes. Gara-gara berlarian saking paniknya begitu menyaksikan ada angin kencang penyakit encoknya langsung kumat. "Tadi saya lagi menjemur padi dan tidak menyangka bakal ada angin kencang. Saya tidak mau padi saya beterbangan dihempas angin, makanya saya berlarian menyelamatkan padi yang saya jemur," akui Rasem.
Rasem sendiri sebelumnya menjemur padinya karena cuaca tadinya amat panas. Dua minggu lalu, terang Rasem juga ada kejadian serupa. Angin kencang tiba-tiba saja bertiup tetapi tidak disertai hujan. "Ini mah, beda sama angin dua minggu lalu. Yang ini angin ribut sekali dan kencang, sudah itu dibarengi hujan lagi. Dan, petirnya bersahut-sahut membuat takut," tuturnya.
Pantauan Radar Karawang di lokasi memang tidak korban dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah warung mengalami kerusakan. Banner-banner yang digunakan sebagai penutup warung tampak rusak. Sementara sejumlah makanan dagangan tampak berhamburan di depan warung karena diterbangkan angin kencang. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template