Ambil Obat di Apotek RSUD Lama - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ambil Obat di Apotek RSUD Lama

Ambil Obat di Apotek RSUD Lama

Written By Admin Raka on Kamis, 01 Maret 2018 | 14.00.00

TELUKJAMBE, RAKA - Akhirnya, Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang memastikan menambah jumlah apotek di lingkungan rumah sakit tersebut, setelah terus-terusan dikeluhkan pasien karena lamanya waktu antrean pengambilan obat.
Hal itu diungkapkan Hukmas dan Promkes RSUD Karawang H. Ruhimin. SH kepada Radar Karawang, Rabu (28/2). Bahkan dia mengatakan apoterk baru itu dalam waktu dekat ini akan dioperasikan. "Dalam minggu ini juga akses pengambilan obat di apotek Rumah Sakit Umum Daerah akan ditambah guna mengurai panjangnya antrean pengamnilan obat," ucapnya.
Ruhimin, tidak menyangkal jika hingga saat ini antrean tersebut masih menjadi persoalan yang belum terpecahkan. Tetapi dia juga berkilah, kalau kondisi seperti itu terjadi hampir di semua rumah sakit daerah. Persoalannya pun sama, masih berkutat diseputar jam kehadiran dokter. "Persoalannya masih seputar selisih waktu kedatangan pasien dan kedatangan dokter. Pasien datang lebih dahulu, sedang dokter baru tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.00 Wib - 09.00 Wib. Sedang resep baru bisa dibuat setelah dokter datang. Sementara disaat bersamaan pula sekitar 200 pasien rata-rata melakukan pemeriksaan ditambah 400 pasien rawat yang juga mesti diperiksa," ungkap Ruhimin.
Karena itu, antrean yang menumpuk menjadi hal yang wajar terjadi. Selain itu, juga terdapat kekurangan tenaga yang dibutuhkan untuk mengatasi banyaknya antrean di apotek. “Keadaan antrean tersebut juga hanya terjadi sekitar pukul 11.00 Wib hingga pukul 12.00 Wib,” kata Ruhimin.
Dikatakannya, antrean yang panjang tersebut disebabkan sekitar pukul 11.00 Wib, pasien baru keluar dari pelayanan poli-poli yang ada di RSUD. “Jumlah tenaga kerja yang ada untuk menangani apotek hanya 30 orang. Terdiri dari sekitar 10 pegawai dan sisanya karyawan kontrak. Mereka bekerja pun tidak asal-asalan karena harus memastikan obat dan proses kerja mereka pun di rolling setiap harinya,” ungkapnya.
Sementara itu, lamanya antrean pengambilan obat di apotek RSUD diakui rata-rata pasien yang berobat di RSUD. Bahkan salah seorang keluarga pasien mengatakan baru setelah dua antrean resep obatnya baru terlayani. "Tadi antrean setelah pukul 09.30 Wib dan setelah antrea dua jam baru dapat obatnya," ucap Cucu Kusnia (38) Warga Kampung Babakan Roke, Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek,  yang mengaku dia antre mengambil obat Usiatun (53) kakaknya yang sakit.
Dirinya berharap, pihak RSUD bisa menambah lagi akses pengambilan obat karena setiap dirinya mengantar kakaknya berobat antreannya pasti panjang. "Saya hanya pasrah saja, mesti bagaimana lagi, semua juga ikut antre. Hanya saja, saya kasihan sama kakak saya yang lagi sakit. Kalau dapat obat bisa lebih awal kan, jadi lebih mudah pulang dan bisa langsung istirahat setelah dapatkan obat," tandasnya sambil menyebut nama kakaknya Usiatun.
Usiatun sendiri mengaku lelah menunggu lamanya pengambilan obat. Padahal dia selesai berobat sekitar pukul 09.30  Wib. Dia berandai-andai, kalau saja pengambilan obatnya bisa lebih cepat pastinya diapun lebih cepat pula untuk beristirahat setelah berobat. "Saya datang berobat di poli dalam. Datang ke RSUD jam 8 pagi, lalu daftar dan di poli juga. Kami menunggu dokternya juga lama, baru jam 09.30 Wib di periksa. Lalu di apotek juga, baru dua jam, saya dapat obat," jelasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template