Ada Lagi Rumah Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp 40 Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ada Lagi Rumah Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp 40 Juta

Ada Lagi Rumah Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp 40 Juta

Written By Admin Raka on Senin, 05 Maret 2018 | 15.30.00

RENGASDENGKLOK, RAKA- Nasib nahas menimpa keluarga Lili Suherdi (49) dan Misnah (54), warga Dusun Gambarsari 2, RT 09/03, Desa Kalangsuria, Kecamatan Rengasdengklok. Rumah yang ia tempati ambruk, Jumat (2/3) siang, diduga karena kondisi konstruksi bangunan yang sudah lapuk. Mengingat, tak ada angin ataupun hujan, rumahnya ambruk dan menimpa rumah tetangganya. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka pada saat kejadian rumah ambruk tersebut, karena pemilik rumah sedang berada di luar. Namun kerugian yang diderita mencapai Rp 40 juta.
Di katakan pemilik rumah, Emis,
rumahnya goyang sepulang dari warung.
Kejadian tersebut terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 saat ia bersama cucunya bermain ke rumah tetangganya, pada awalnya dinding rumah tersebut bergoyang seperti terkena gempa, tak berapa lama langsung ambruk. "Saya kira ada gempa, karena saya melihat rumah saya goyang-goyang. Tapi rumah tetangga aman-aman saja," ujarnya.
Padahal, lanjut Emis, rumahnya baru di bangun sekitar 10 tahun yang lalu, hal tersebut dinilai lebih cepat rusak dari pada rumah yang lain. Meski tidak ada korban, dalam kejadian tersebut, reruntuhan akibat ambruknya rumah, sebagian rumah tetangga menjadi korban. Dan dengan terpaksa, selain harus membangun rumahnya, ia juga harus mengganti kerugian. Namun, karena tak ada biaya, untuk membangun kembali rumahnya pun ia mengaku kesulitan.
Ia mengeluhkan selama 2 hari ini, belum ada tindak lanjut dari aparat pemerintah desa, ia mengaku tidak punya biaya untuk kembali membangun rumah tersebut.  Ia berharap kepada Pemkab Karawang dapat membantu biaya untuk membangun kembali rumah tersebut.
Sedangkan menurut salah seorang aparat Desa Kalangsuria, saat melihat kondisi rumah keluarga Emis, Diki Wahyudin, ia mengakui baru mendapat kabar hari Minggu (4/3), karena kepala dusun pada hari Jumat ada keperluan diluar desa, namun untuk kasus ambruknya rumah keluarga Emis, ia akan mengajukan permohonan bantuan kepada BBPD Karawang.
Sebelumnya kejadian rumah ambruk pun sempat terjadi. Suheri (60), warga Dusun Cibarusah, RT 02/01, Desa Gempolkarya, Kecamatan Tirtajaya, rumah satu-satunya yang ditempati ambruk pada Jum’at (23/2) dini hari. Di katakan Suheri, rumah yang ia tinggali tersebut memang sudah dalam keadaan lapuk dan keropos. Namun, ia mengaku tidak bisa berbuat banyak akibat himpitan ekonomi. "Emang rumah saya ini sudah pada rapuh, tapi tak mampu untuk memperbaiki. Buat makan saja susah, apalagi buat bangun rumah," ujar Suhaeri kepada Radar Karawang, seraya membersihkan puing-puing sisa reruntuhan rumahnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template