47 Orang Cacat Dididik Jadi Pengusaha - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 47 Orang Cacat Dididik Jadi Pengusaha

47 Orang Cacat Dididik Jadi Pengusaha

Written By Admin Raka on Senin, 12 Maret 2018 | 17.15.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Jumlah masyarakat dengan keterbelakangan fisik di Kecamatan Cilamaya Kulon cukup tinggi. Terpicu itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) setempat mendorong pengadaan bantuan dalam bentuk program cacat produktif untuk berwirausaha.
"Alhamdulillah, jumlahnya mencapai 47 orang yang mendapatkan program cacat produktif berwirausaha," ucap Ketua TKSK Kecamatan Cilamaya Kulon, Badrudin, Minggu (11/3) kepada Radar Karawang. Hanya saja, dari data tersebut,  diantara mereka kebanyakam putus asa dan tidak mau mendapatkan pelatihan keterampilan. Kendati demikian Badrudin tidak putus asa. Dia tetap berpikir positif kalau hal itu perlu waktu untuk pendekatan komunikasi. Hasilnya, hanya beberapa orang saja yang mau mengikuti dan sudah dapat bantuan dari Pemda melalui pendampingannya. Tinggal saat ini pihaknya meminta dari Kemensos untuk bantuan lanjutan.
Badrudin menambahkan, program bantuan penyandang cacat yang produktif dan mempunyai usaha salah satunya adalah Atta Amrullah dari Dusun Jarong kulon, Desa Kiara yang mulai semangat berjualan kerupuk. Begitupun ada warga Dusun Puloluntas Desa Sukamulya Hartoyo, Dia sebut Badru,  mengidap kanker karena merasa tidak punya biaya untuk di rujuk ke RSHS dan sempat menyerah. Namun,  akhirnya bisa bertenu dan  memberikan solusi, ia selaku TKSK meyakinkan, agar Hartoyo tidak usah memikiran biaya, yang terpenting adalah semangat mau sembuh, sementara dirinya berupaya cari donatur.
"Saya mempunyai jejaring sosial atau mitra kerja untuk pencakupan kebutuhan dasar para dhuafa dan masyarakat yang kekurangan fisik kesulitan dalam pemenuhan hajat yang sedang dideritanya. Dari transfortasi dan pemondokan semua gratis sampai sembuh total dan di berikan bekal apa adanya per 2 Minggu Rp 500.000 dan di Bandung di sediakan makan free," ucapnya.
Badrudin menambahkan, membangun kesadaran sosial, ia selaku TKSK juga harus berjibaku mengkondisikan masyarakat disekitar untuk membantu meringankan beban setiap tetangga dan kerabatnya yang cacat produktif maupun masyarakat miskin dengan penyakit besar. Alhasil warga di sekitar itu banyak yang memberikan sumbangan dari Rp 20 ribu hingga Rp 50.000. "Masyarakat sekitar dibangun kesadaran sosialnya, kita sadarkan dan pastikan bahwa bantuan mereka tepat sasaran," ungkapnya.
Atta Amrullah, Warga Cacat produktif asal Desa Kiara hanya mengatakan akan memanfaatkan program tersebut. Program itu menambah semangat hidupnya untuk bisa berguna bagi masyarakat. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template