Waspadai Potensi Bencana - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Waspadai Potensi Bencana

Waspadai Potensi Bencana

Written By Admin Raka on Rabu, 07 Februari 2018 | 13.00.00

Camat Purwakarta: Jangan Terlalu Nyenyak Tidur 

PURWAKARTA,RAKA- Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir, Pemerintah Kecamatan Purwakarta melakukan gerakan antisipasi curah hujan, khususnya di tempat yang rawan longsor.
Camat Purwakarta Yuddy Herdiana mengatakan, ada beberapa kelurahan yang rawan longsor, khususnya Kelurahan Ciseureuh dan Kelurahan Nagri Kidul. "Sudah memerintahkan ke lurah untuk lebih waspada pada saat hujan, apalagi kalau hujannya terjadi pada saat malam hari. Imbauannya warga yang berada di daerah yang relatif membahayakan jangan terlalu nyenyak tidur," jelas Yuddy, kepada Wartawan, Selasa (06/02).
Dia juga mengatakan, di Kelurahan Ciseureuh sudah pernah terjadi longsor di akhir tahun 2017 dan ditakutkan ada longsor lagi, karena curah hujan sedang tinggi. Selain itu, pernah ada riwayat banjir di Kampung Sukajadi, kelurahan Nagri Kidul. "Kalau untuk yang banjir di Kampung Sukajadi Kelurahan Nagri Kidul, pernah ada riwayat banjir sampai kedalaman tertentu, namun setelah ada program Kotaku (Kota tanpa Kumuh) sudah dimulai penataan irigasi dan kesadaran masyarakat terkait pembuangan sampah. Penataan irigasi dimulai dari aliran sungai Cimunjul," jelasnya.
Yang terpenting, lanjut ia, ada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran sungai, dan masyarakat sudah dilibatkan secara langsung untuk mengurus kebersihan kali Cimunjul. Ada 15 orang yang ditugaskan secara khsusus oleh pemerintah dan hasil kerja mereka sudah ada yakni tidak banjir. "Alhamdulillah  walaupun hujan besar, sekarang tidak mengakibatkan banjir karena aliran deras dan irigasinya sudah bisa menampung aliran air saat hujan," paparnya.
Sementara itu, Suhardiman, Lurah Ciseureuh mengatakan, daerah rawan longsor sudah diantisipasi warga menggunakan bebatuan untuk menahan tanah, khususnya perumahan Griya Asri, RW 11, RT 13 yang rawan longsor. "Pihak kelurahan sudah mengirim surat resmi untuk peminjaman beko, tapi karena bekonya tak ada, jadi dilakukan secara manual," jelasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template