Usia Pensiun Pejabat Koorwil Dibedakan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Usia Pensiun Pejabat Koorwil Dibedakan

Usia Pensiun Pejabat Koorwil Dibedakan

Written By Admin Raka on Selasa, 27 Februari 2018 | 16.15.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Meskipun sama-sama menjabat Koordinator Wilayah namun ada perbedaan mengenai batas usia pensiun pejabatnya. Hal itu dibedakan berdasarkan status jabatan fungsional dan struktural yang diemban pejabat bersangkutan sebelumnya.
Kendatipun begitu tidak sedikit juga yang mengaku masih bingung terhadap  kebijakan pemerintah ini. Seperti diungkapkan Koorwilcambidik Kecamatan Cilamaya Wetan H Mohammad Yahya Hambali M.Pd, meski saat ini menjabat  koorwil namun sebelumnya dia adalah Kepala UPTD di Kecamatan Tirtamulya. Sudah barang tentu status dari pejabat struktural beralih menjadi fungsional.  Sepengetahuannya di OPD manapun, sudah lazim disebut bahwa batas usia pensiun pejabat struktural adalah 58 tahun, sementara fungsional 60 tahun.
Yang jadi pertanyaan sekarang ini, sebut Yahya, dibatas usia berapa dirinya akan pensiun setelah melepas jabatan struktural menjadi fungsional saat ini.
Masih dikatakan Yahya, ada yang bilang mengikuti lumrahnya pengawas karena koorwil adalah fungsional, jadi harus 60 tahun, tetapi ada juga yang bilang walaupun fungsional, karena mantan Kepala UPTD usia pensiunnya harus 58. Padahal sambung Yahya, dirinya menjadi PNS  akan berakhir berdasarkan struktural pada bulan Oktober tahun ini. "Kita dari struktural kan pindah ke fungsional, nah dua jabatan ini kan batas usia pensiunnya beda, kita ngikut kemana,"  ucapnya.
Yahya mempertanyakan hal ini, lanjut dia, bukan berarti ingin mempertahankan jabatan sebagai Koorwil, tetapi lebih meminta kejelasan, karena jika memang tetap 58, berarti 6 bulan sebelum pensiun tahun ini, ia sudah harus mengajukan SK Pensiun. Karena baginya, pensiun kapanpun siap asalkan aturan dan arahannya jelas. Sebab, dari  30 Koorwil, mantan Kepala UPTD yang masih dipercaya jadi Koorwil dan pensiun tahun ini yang pensiun ada sekitar 5 orang. Selebihnya, mungkin dari Kasubag TU, Pengawas dan Penilik habitat awalnya. "Kalau 58 tidak apa-apa, kalau 60 ya alhamdulillah, kita sih minta kejelasan saja," katanya.
Kabid Mutasi BKPSDM Karawang, Jajang Jaenudin mengatakan, bagi pejabat Koorwil yang eks struktural UPTD batas usia pensiunnya dari PNS tetap 58 tahun walaupun statusnya fungsional, beda dengan Koorwil yang sebelumnya berasal dari pengawas, batas usia pensiunnya tetap 60 tahun. Jajang beralasan, hal ini berdasarkan edaran Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), sebab eks struktural itu sama seperti pelaksana, tapi beban tugasnya seperti struktural, sementara Kalau pengawas jadi koorwil statusnya sebagai tugas tambahan yang BUP nya menyesuaikan dengan Jabatan fungsional (Jafung).
Di OPD lain, tidak ada Koorwil kecuali di KB, itupun diisinya pegawai BKKBN pusat. Disinggung alasan mengapa sama-sama menjabat Koorwil  yang dua-duanya fungsional dibedakan batas usia pensiunnya, Jajang mengakui memang ada perlakuan yang berbeda karena  dampak dari pengaturan mendagri tersebut. "Usia pensiun eks struktural tetap 58 dan eks pengawas  60 tahun begitu aturan di Kemendagrinya," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template