Tolak Pemerataan Rastra - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tolak Pemerataan Rastra

Tolak Pemerataan Rastra

Written By Admin Raka on Senin, 19 Februari 2018 | 18.05.00

Dewan Pengawas Minta Tetap Dibagikan Sesuai Pagu

KUTAWALUYA, RAKA- Pemerataan distribusi rastra kepada masyarakat yang tidak terdaftar di Badan Pusat Statistik (BPS) di setiap desa, di nilai melanggar ketentuan dan peraturan BPS. Secara tidak langsung meralat data BPS yang sudah menjadi ketentusn pusat.
Dikatakan dewan pengawas penyaluran rastra Kabupaten Karawang Lili Muchlisin, rastra tahun 2018 sesuai dengan pagu yang telah ditetapkan BPS untuk Kementrian Sosial, diberikan tahap awal pada bulan Januari itu adalah 10 Kg untuk setiap RTS. Meskipun melanggar BPS, semua itu sudah ada kriterianya. Jika dirinya menentukan beras ini dibagi ratakan, berarti data BPS itu diralat. "Rasta ini gratis 10 Kg pada RTM yang sesuai," ujarnya, kepada Radar Karawang.
Untuk dibagi ratakan atau tidak, dirinya tidak bisa memberi rekomendasi apapun, silahkan atur di desa masing-masing selaku pemberi kebijakan. "Bisa dibagi ratakan setelah ada musyawarah desa, kalau memang tidak bergejolak sesaui pagu yang telah ditetapkan, bisa dibagikan sesuai pagu. Dan kalaupun ada masalah yang bergejolak di masyarakat, musyawarah dulu antara BPD dan kades," ucapnya.
Bansos rastra memang mengalami kekurangan, namun bisa didapatkan secara gratis untuk masyarakat. Dirinya akan mengakomoidr sesuai dengan data BPS. Dalam artian, apapun yang dirapatkan dalam lingkup kabupaten dengan wabup, silahkan diatur di wilayahnya masing-masing.
Sebelumnya, Kepala Desa Kutajaya, Suryana Efendi, memgaku tidak mau melawan program pemerintah dalam pendistribusian bansos rastra. "Di Desa Kutajaya pembagian bansos rastra sesuai dengan pagu yang telah di tentukan oleh pemerintah, karena lebih memilih mengondisikan masyarakat daripada melawan peraturan pemerintah dan secara tidak langsung melawan hukum," ucapnya.
Dalam teknis pembagiannya, masing-masing kepala keluarga (KK) diwajibkan membawa fotokopi KK sebagai bukti penerima manfaat. Tercatat sebanyak 1200 KK di Desa Kutajaya tidak kebagian distribusi bansos rastra tersebut. Setiap KK penerima manfaat bansos rastra mendapat jatah 10 kg beras, berbeda dengan tahun sebelumnya yang kebagian 15 kg per KK. Namun, meskipun lebih sedikit, saat ini masyarakat tidak di bebankan dengan pembayaran ataupun penebusan. Mengingat, distribusi bansos rastra ini merupakan bantuan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template