Teror Bom Jelang Imlek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Teror Bom Jelang Imlek

Teror Bom Jelang Imlek

Written By Admin Raka on Selasa, 13 Februari 2018 | 12.00.00

Daeng Ancam Ledakan Kelenteng Kwan Tee Koen di Karawang Barat

KARAWANG, RAKA - Empat hari menjelang perayaan Imlek, teror bom menyasar Kelenteng Bio Kwan Tee Koen di Jalan Ir H Juanda No 1A, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Minggu (11/2) sekitar pukul 05.30 WIB.
Pelaku yang diketahui bernama Dadang Purnama alias Daeng alias Dharwer, mendatangi tempat ibadah umat Konghucu itu dengan menggunakan sepeda motor. Lantas pria 24 tahun itu menitipkan sebuah kitab bersampul kain merah kepada penjaga kelenteng, Karunia Ismaja, untuk diteruskan kepada ketua kelenteng. Saat dibuka pihak kelenteng, ternyata terdapat ancaman dalam selembar kertas yang bertuliskan "Rp 63.000.000,- SEJARAH PEMBODOHAN UANG. Sudah terungkap sekarang mending loe TF: ke Rek gua 1091620125 (BCA) atau GUA BOM ini tempat loe". Sekitar pukul 20.00 WIB di hari yang sama pihak kelenteng melaporkan kejadian ini kepada kepolisian.
Setelah mendapat laporan dari pihak kelenteng, berbekal barang bukti dan rekaman CCTV, Tim Anaconda Resmob Polres Karawang langsung bergerak. Tidak lebih dari 24 jam, akhirnya pelaku yang lahir di Cirebon itu berhasil diringkus saat berada di rumah orang tuanya di Babakan Sananga Timur RT 001/004, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Senin (12/2) dini hari pukul 1.00 WIB.
Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan menyampaikan, begitu menerima laporan, jajaran reskrim langsung bekerja. Dari pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian mendapatkan ciri-ciri yang mengarah pada pelaku. Ciri-ciri itu juga diperkuat dengan rekaman CCTV yang ada di kelenteng. Tidak lama kemudian, pelaku berhasil ditangkap. "Ini merupakan keberhasilan dari jajaran Reskrim Polres Karawang, dalam hal ini Tim Anaconda Resmob, yang begitu cepat bereaksi, hingga berhasil menangkap pelaku di sebuah tempat di Karawang," ujarnya, Senin (12/2) pagi.
Ia melanjutkan, saat penangkapan diamankan sejumlah barang bukti dari kediaman tersangka berupa dua buah rekening bertuliskan Bank BCA. Diduga digunakan sebagai penadah uang transferan yang diminta pelaku kepada pihak kelenteng. Polisi juga turut mengamankan kartu ATM atas nama tersangka. Sementara barang bukti lainnya yang turut disita yakni, satu buah kitab yang digunakan mengirim pesan teror, koin berwarna emas hingga 1 lembar kertas putih bertuliskan bernada ancaman dan permintaan sejumlah uang dari tersangka kepada pihak Kelenteng. Tidak hanya itu, polisi juga menyita satu unit sepeda motor warna biru yang digunakan pelaku saat mendatangi kelenteng. Kemudian satu buah helm warna hitam. Satu dompet warna biru. Satu buah kaos warna hitam-orange yang digunakan tersangka saat beraksi. Satu celana jeans biru. Satu unit handphone, satu buah buku agama, satu buku catatan tersangka bersampul warna kuning dan terakhir rekaman CCTV. "Pelaku kami jerat dengan Pasal 6 UU 15 Tahun 2003 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Terorisme. Ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup, atau pidana penjara minimal 4 tahun maksimal 20 tahun," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template