Tanggul Jebol, Cilamaya Banjir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanggul Jebol, Cilamaya Banjir

Tanggul Jebol, Cilamaya Banjir

Written By Admin Raka on Jumat, 23 Februari 2018 | 12.15.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Tidak ada angin dan hujan mengguyur desa-desa di Kecamatan Cilamaya Wetan sejak Kamis (22/2) pagi hingga siang hari. Namun, beberapa desa seperti Tegalwaru, Mekarmaya dan Cilamaya justru kebanjiran sejak pukul 14.00. Usut punya usut, selain pintu air Barugbug dibedah hingga menyebabkan debit air di hilir Cilamaya meluap, sejumlah tanggul di Pangkalan 2 juga jebol dan mengakibatkan air merangsek sampai ke areal jalan Karasak-Pangkalan.
Trantib Desa Cilamaya Wahyu mengatakan, air mulai datang sekitar pukul 13.00, namun volumenya masih terkendali. Sayangnya tanggul di Dusun Pangkalan 2 jebol hingga air merangsek masuk ke saluran-saluran pembuang. Akibatnya, air masuk ke jalan-jalan dan lantai rumah warga yang tak jauh dari sekitar sungai, dengan radius kurang dari 500 meter. Utamanya di Dusun Jambu RT 04/04 Desa Cilamaya, yang berbatasan dengan Pangkalan dan Mekarmaya. Ketinggian air di rumah warga hanya sekitar 5 sentimeter, karena baru masuk ke akses jalan-jalan utama saja. Sementara kondisi pasar, sebut Wahyu masih aman. "Tanggul ada yang jebol, debit air sedang tinggi, ya air merangsek ke saluran-saluran kecil hingga membuat jalan kebanjiran walaupun Cilamaya tidak hujan," katanya.
Kasie Trantib Kecamatan Cilamaya Wetan Eeng Haerudin mengatakan, Sungai Cilamaya limpas akibat kiriman air dari Barugbug. Hal ini menyebabkan tanggul ada yang jebol di Dusun Pangkalan, yaitu sepanjang 10 meter. Akibatnya, limpasan ini meringsek masuk ke pemukiman dan menjalar terus ke jalan utama akses Karasak-Pangkalan, tepatnya di RT 01 dan RT 02, RW 02 Desa Mekarmaya. Meskipun menggenang jalanan setinggi mata kaki orang dewasa, namun dia pastikan tidak berlangsung lama. Karena dari Barugbug menyatakan air sudah berkurang. Diakui Eeng, lokasi terparah akibat banjir ini adalah di Perumahan Tegalwaru dan sekitaran jalanan Cafe Kokok Petok Desa Mekarmaya. "Semoga gak sampai malam, karena di Barugbug juga sudah surut," katanya.
Ia meminta masyarakat untuk tidak panik, karena banjir ini sementara saja. Sambil terus memastikan pintu air di Barugbug, masyarakat akan terus diberikan informasi kaitan debit air. "Meskipun akses jalan Karasak-Kecepet-Pangkalan terganggu akibat air yang menggenangi jalanan, begitupun beberapa areal pesawahan. Masyarakat jangan panik, tapi tetap harus siaga," tuturnya.
Kepala Desa Tegalwaru Aruji Atmaja mengatakan, jalanan di Perumahan Tegalwaru tergenang, di Dusun Cipancuh kurang lebih 50 rumah terendam, namun kondisinya berangsur surut. Kecuali di sekitaran Mekarmaya dan Cilamaya hingga Muara. Sempat juga sebut Aruji, sekitar pukul 14.00 hingga 15.00, air sungai yang melintasi jembatan Cipancuh yang menghubungkan ke Desa Pinangsari Subang sedikit lagi limpas. Tapi pukul 18.00 air mulai surut. "Kalau banjir di perum itu langganan, sebab ada dua pembuangan air dari sawah pintunya jebol. Akibatnya kalau ada kiriman air dari Barugbug debet air nya tinggi, pasti dampak nya masuk ke pintu air yang jebol. Pokoknya selama belum ada perbaikan pintu air yang jebol, gak aneh Tegalwaru Mekarmaya banjir," katanya.
Sementara itu, Pegawai Balai Besar Waduk dan Sungai (BBWS) Ade saat dikonfirmasi sejumlah tanggul jebol, pihaknya segera menerjunkan petugas untuk membangun waduk sementara setelah cek lokasi jebolnya tanggul. "Kita mau cek dulu, nanti dibantu tanggul manual," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template