Sungai Penyebab Banjir Belum Dinormalisasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sungai Penyebab Banjir Belum Dinormalisasi

Sungai Penyebab Banjir Belum Dinormalisasi

Written By Admin Raka on Selasa, 20 Februari 2018 | 15.30.00

TIRTAMULYA, RAKA - Meski lahan pertanian di wilayah Kampung Pasir Malang, Desa Parakanmulya, Kecamatan Tirtamulya, sering menjadi langgananan banjir saat musim penghujan. Akan tetapi belum ada solusi yang dilakukan pemerintah untuk menangani persoalan banjir yang menenggelamkan sekitar 22 hektare lahan sawah tersebut.
"Mau bagaimana lagi, walaupun kalau musim hujan dipastikan terendam. Tapi, terpaksa untuk menggarapnya kembali setelah air mulai surut. Walaupun memang tidak sedikit tanaman padi yang kurang bagus, kalau pas penanamannya tiba-tiba musim hujan kerendam," ungkap Atang (65), petani asal Kampung Pasir Malang RT 01/03, Desa Parakanmulya, kepada Radar Karawang, Senin (19/2).
Ia melanjutkan, banjir tersebut berasal dari irigasi kali kapal yang melintasi wilayah tersebut meluap akibat tidak bisa menampung debit air yang tinggi. Bahkan luas lahan yang selalu terendam banjir bisa mencapai 22 hektare. "Memang lahan abah yang paling luas kurang lebih 10 hektare, ya kami kalau tidak menggarapnya nanti sayang sekali lahannya tidak dipakai," ujarnya.
Dia juga menyampaiakn belum ada upaya serius dari pemerintah untuk meminimalisir banjir yang merendam areal pesawahan tersebut. Oleh karenanya dia meminta agar pemerintah serius menangani persoalan tersebut, sehingga petani tidak selalu mengalami kerugian saat memasuki musim tanam rendeng. "Belum da penanganan apapun, sampai sekarang juga," ujarnya.
Dilokasi berbeda, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Tirtamulya Adang Rahayu menyampaikan, untuk luas keseluruhan sektor pertanian di Desa Parakanmulya seluas 202 hektare. Adapun terkait persoalan banjir rutin yang merendam areal pesawahan di Parakanmulya, saat ini dia sudah mengajukan normalisasi sungai kali kapal. Karena penyebab banjirnya adalah tidak cukupnya sungai tersebut menampung debit air hujan yang tinggi. "Beberapa hektare sering menjadi langganan banjir, itu secepatnya akan segera diajukan normalisasi," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template