Stop Buang Sampah ke Sungai ! - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Stop Buang Sampah ke Sungai !

Stop Buang Sampah ke Sungai !

Written By Mang Raka on Minggu, 11 Februari 2018 | 11.00.00

KARAWANG, RAKA - Banyak masyarakat dipertengahan kota Karawang yang belum sadar akan pentingnya kebersihan. Hal itu terlihat dengan banyaknya sampah di Sipon sungai Kumejing di KW 6, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat.
Petugas Waker Wardi, mengaku jengkel dengan ulah oknum masyarakat yang selalu membuang sampah ke sungai. Maka hal itu perlu penindakan tegas dari pemerintah daerah terhadap oknum. "Ya bukan kurang lagi kesadaran masyarakat di kota mah. Kita bersihan 1 minggu itu 2 kali di sungai Kumejing ini," ujar Wardi (62), waker di UPTD Wilayah 1 Karawang, kepada Radar Karawang, Kamis (8/2).
Wardi mengeluhkan dengan selalu banyaknya sampah tersebut, karena selalu banyak ditemukan bukan hnya saja sampah plastik, melainkan pecahan beling yang selalu di temukan, sehingga dapat membuat petugas ketakutan. "Kalau tidak cinta sama Karawang, sungai Kumejing tersumbat pasti saya biarkan, Saya tidak mau Karawang banjir," papar pria paruh baya itu.
Menurut Wardi, terjadinya tumpukan sampah bukanlah terjadi di wilayah kota sajam melainkan di wilayah lainya pun sama. Seperti halnya di Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari. "Lihat saja ke Cibalongsari deket Kopel sampahnya meluber sampai ke sawah kasihan petani, sampahnya sudah seperti jembatan buatan, tolong kasihan sama waker," paparnya.
Sementara itu, Kordinator Waker UPTD wilayah 1 Maulana H menyampaikan, dengan dilakukannya pengerukan sampah di sungai Kumejing itu sudah snagat rutin dilakukan, selama 1 minggu 2 kali, namun yang terjadi sama saja tumpukan sampah selalu membeludak. "Kita sekali angkut sampah dari sungai, bisa sampai 2 mobil," ujarnya.
Dengan dikerahkannya waker sebanyak 36 orang, diharapkan bisa membuat kesadaran masyarakat bertambah dalam menjaga kebersihan terutama untuk tidak melakukan pembuangan sampah di sungai. "Kalau sudah banyak sampanya pasti tersumbat dan mengakibatkan banjir yang rugikan masyarakat sendiri. Saya minta tolong jangan lakukan pembuangan ke saluran air yang ada di kota," pesan Maulana.
Ditambahkannya, Maulana meminta agar instansi terkait menyediakan armada sampah untuk mengangkut sampah di sungai tersebut. Karena pihaknya kesulitan untuk mengangkut sampah tersebut. "Di kita saja 2 mobil yang dari sungai, belum dari masyarakat, apalagi saat ini mobil yang beroperasi cuman bisa 1, 1 laginya rusak," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template