Sirtu Jalan Palasari Licin - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sirtu Jalan Palasari Licin

Sirtu Jalan Palasari Licin

Written By Admin Raka on Senin, 26 Februari 2018 | 15.45.00

TEGALWARU, RAKA - Warga Kampung Palasari, Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru meminta agar jalan rusak sepanjang 725 meter di daerahnya diperbaiki. Selain berbatu-batu lantaran aspal jalannya terkelupas kondisi jalan juga bergelombang sehingga rawan kecelakaan.
"Kerusakan dimulai persis dari depan Kantor Desa Kutalanggeng jika ditelusuri lurus mencapai panjang sekitar 725 meter. Kami berharap jalan ini secepatnya diperbaiki karena menghambat aktifitas warga," ucap tokoh masyarakat Desa Kutalangeng, Ujang somantri (45), Minggu (25/2). Dia menambahkan jalan itu terakhir dihotmik tahun 2013 lalu.
Dijelaskan, rusaknya jalan tersebut disebabkan truk pengangkut tanah juga truk batu kapor milik pabrik semen Juishin. Bahkan aktifitas truk-truk itu sempat mengundang reaksi keras warga hingga berbuntut aksi demo. Sejak demo tersebut truk-truk pengangkut tanah dan kebutuhan pabrik semen Juishing dihentikan tetapi jalan yang keburu rusak dibiarkan hingga kini.
Tetapi, awal 2018 lalu, lanjut Ujang, warga kembali kesal karena menilai pemerintah tidak mau tahu soal kerusakan jalan tersebut, dan melakukan aksi protes dengan cara menanami badan jalan dengan pohon pisang. Akhirnya kondisi itu mendapat tanggapan positif Pemda dan berbuntut dengan penambalan bagian rusak menggunakan sirtu. "Sudah disirtu memang tetapi malah licin dan berbahaya. Mestinya secepatnya ditutup dengan beton atau dihotmik," ucap Ujang.
Masih dikatakan Ujang, jalan tersebut, memang rencananya masuk dalam bantuan Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 dengan anggaran senilai kurang lebih 1,943 miliar. Rencananya jalan ini akan dikerjakan sepanjang 725 meter dengan lebar 6 meter tinggi 25 sentimeter.
Sekertaris Desa Kutalanggeng Yayat Hidayat, kepada Radar Karawang mengatakan untuk saat ini, hanya dilakukan pengarugan dengan bahan material pasir batu (Sirtu) bergulir untuk Lepling Arugan Bawah (LPB) sambil menunggu proses lelang dan administrasi selesai. "Kami sudah sampaikan ke warga di setiap pertemuan agar bersabar, karena proses tengah berjalan," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template