Simpatisan Komunis Diciduk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Simpatisan Komunis Diciduk

Simpatisan Komunis Diciduk

Written By Admin Raka on Sabtu, 17 Februari 2018 | 12.00.00

Sebut Cellica Simpanan Tommy Soeharto

KARAWANG, RAKA - Gara-gara menghina Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dengan kata-kata tidak senonoh, dan mengunggah gambar palu arit, pria yang mengaku anggota PKI, berinisial WW (37) warga Dawuan, Kecamatan Cikampek, diciduk Tim Anaconda Polres Karawang.
Pemilik akun Chikal oo itu, pada pukul 12.00 WIB, tanggal 6 Januari 2018 hingga 13 Februari 2018 menuliskan kata-kata berbau mesum yang sangat merendahkan harga diri Cellica di facebook. Bahkan menyebut orang nomor satu di Kabupaten Karawang adalah simpanan anak Tommy Soeharto. Selain itu, pelaku juga mengunggah foto bendera warna merah berlogo palu arit mirip lambang Partai Komunis Indonesia. "Pelaku berhasil kita tangkap di sebuah tempat di Karawang. Kita menyikapi secara tegas, karena kasus tersebut merupakan ujaran kebencian terhadap seseorang melalui media sosial, sehingga bisa berdampak kepada potensi konflik," ujar Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan, Jumat (16/2).
Menurutnya, kasus tersebut bukan merupakan delik aduan. Jadi tidak perlu adanya aduan ataupun laporan dari korban pada pihak kepolisian. "Yang bersangkutan memposting ujaran kebencian tersebut pada tanggal 6 Januari 2018 sekitar pukul 12.22 WIB, melalui media sosial facebook, dengan akun bernamakan Chikal OO," ujarnya.
Postingan tersebut kata Hendy, yang kemudian diketahui oleh saksi di Facebook. Karena dianggap meresahkan dan memicu terjadinya konflik sosial, kemudian petugas kepolisian dari Polres Karawang langsung menyelidiki keberadaan pelaku hingga ditangkap. "Barang bukti yang diamankan tangan pelaku, satu buah handphone warna hitam yang diduga digunakan alat untuk menulis status ujaran kebencian, dan memosting gambar atau foto berlambang palu arit," ujarnya.
Ia melanjutkan, ditangkapnya pelaku bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat Karawang, supaya lebih bijak menggunakan media sosial, khususnya saat menjelang pemilihan gubernur Jawa Barat.  "Saya pastikan, saya pribadi akan turun langsung melakukan patroli cyber. Bagi para pemilik akun yang tidak bijak menggunakan medsos, kami dari jajaran Polres Karawang tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas untuk memprosesnya," ungkapnya
Saat ini pihaknya masih akan terus mendalami motif dari kasus tersebut, apakah ada pihak-pihak yang menyuruh pelaku untuk melakukan hal tersebut atau tidak. "Pelaku akan dikenakan Pasal 107a UU No 27 tahun 1999 tentang perubahan kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berkaitan dengan kejahatan terhadap keamanan negara dan atau pasal 207 KUHPidana, dengan ancaman penjara 12 tahun," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template